Kesehatan

Bio Farma Diminta Produksi 2 Juta Alat Tes PCR per Bulan

JAKARTA, SENAYANPOST.com РPT Bio Farma diminta untuk menggenjot produksi perangkat tes polymerase chain reaction (PCR). Hal ini disampaikan Menko PMK Muhadjir Effendy saat mengunjungi PT Bio Farma dan Gedung Avian Flu Laboratorium Flu Burung di Bandung, Sabtu (20/6).
Target yang diberikan pemerintah adalah 2 juta PCR test kit dalam sebulan.
“Pak Menkes sudah menginstruksikan supaya dalam waktu dekat kebutuhan PCR dalam negeri khususnya produk dari Bio Farma sendiri. Karena itu kita target bisa memproduksi 2 juta sebulan. Kalau ini bisa memproduksi sebulan 2 juta berarti kebutuhan dalam negeri bisa dipenuhi dari sini,” kata Muhadjir dalam keterangan persnya, Minggu (21/6/2020).
PT. Bio Farma telah mengembangkan beberapa obat untuk COVID-19 termasuk perangkat tes PCR. Menurut Dirut PT Bio Farma, Honesti Basyir, BUMN farmasi tersebut telah memproduksi 50 ribu PCR kit tiap minggu. Muhadjir yakin Bio Farma dapat menggenjot produksi menjadi 2 juta alat tes per bulan.
Lebih lanjut, Muhadjir mengatakan pemerintah akan memberikan dukungan agar Bio Farma bisa memproduksi 2 juta PCR kit tiap bulan. Salah satu bentuk dukungan adalah memberikan gedung laboratorium avian flu milik negara ke PT. Bio Farma sebagai tempat untuk produksi obat COVID-19 dan perangkat tes PCR.
Menko PMK Muhadjir Effendy di Bandung
Menko PMK Muhadjir Effendy saat kunjungan kerja di Bandung, Sabtu (20/6). Foto: Kemenko PMK
“Kalau perlu juga hibah dari Kemenkes ke bio farma untuk mempercepat produksi tes PCR kita. Karena target kita itu tidak lagi import hingga seratus persen kebutuhan dalam negeri terpenuhi. Kalau dalam negeri sudah cukup kita bisa segera ekspor,” ujar Muhadjir.
Dalam rangkaian kunjungan kerja itu, Menko PMK didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, serta para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama Kementerian dan Lembaga.
KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close