Nasional

Biaya Politik Tinggi, Jokowi: Rekruitmen Harus Berbasis Kompetensi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf mendapat pertanyaan tentang strategi soal jabatan politik yang butuh biaya tinggi.

Menanggapi pertanyaan ini, Jokowi menegaskan bahwa rekruitmen harus berbasis kompetensi, bukan nepotisme.

“Prinsipnya rekruitmen berbasis kepada kompetensi, bukan finansial atau nepotisme,” kata Jokowi.

Ia menambahkan, untuk pejabat bikrorasi, rekruitmen transparan, sederhana dengan standar jelas dan jabatan politik terus penyederhanaan sistem dlm sistem kepatuhan kita sehinggag pemilu murah.

Jokowi mengatakan mekanisme itu sudah dilakukan. Salah satu contohnya adalah anaknya sendiri yang gagal tes PNS.

“Contoh rekruitmen ASN terbuka. Semuanya bisa cek, hasilnya cek. Anak saya tidak diterima di situ karena memang tidak lulus,” kata Jokowi.

Sementara itu, Prabowo menanggapi dengan bertanya soal gubernur Jateng gajinya hanya Rp 8 juta. “Itu tidak realistis,” ucapnya.

Jokowi menjawab dengan menyinggung rekrutmen lagi. Dia mengambil contoh saat Pilwalkot Solo dan Pilgub DKI.

“Waktu Pilgub di DKI, saya tidak menganggarkan uang sama sekali. Pak Prabowo tahu itu. Ketua partai tahu itu. Tetapi memang ini sekali lagi butuh proses panjang,” ujar Jokowi. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close