Ekonomi

BI: Lakukan Penukaran Uang di Tempat Resmi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat yang ingin menukarkan uang di tempat penukaran resmi. Selain terjamin keasliannya, penukaran tak perlu mengeluarkan biaya tambahan alias gratis.

“Bayangkan, kalau ingin menukar Rp100 ribu jadinya Rp105 ribu karena orang yang menjual menambahkan fee (biaya),” kata Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi di Jakarta, Rabu (23/5).

Untuk menekan aktivitas perdagangan uang tunai di tempat tak resmi, bank sentral memastikan ketersediaan lokasi penukaran uang tunai yang mudah dijangkau oleh masyarakat.

Tahun ini, terdapat 1.000 titik penukaran uang di seluruh Indonesia hasil kerja sama BI dengan 15 bank nasional. Sebanyak 160 titik di antaranya berada di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi.

Selain itu, BI juga menyediakan fasilitas penukaran uang tunai di 46 Kantor Perwakilan BI di seluruh Indonesia baik melalui kas titipan maupun kas keliling di pusat-pusat keramaian.

Untuk menghindari agar penukaran resmi tidak dimanfaatkan oleh oknum yang ingin berdagang, BI telah membuat peraturan bahwa setiap orang hanya bisa menukarkan uang sekali dalam sehari dengan jumlah maksimal yang dibatasi senilai Rp3,7 juta.

Penukaran berikutnya pun paling cepat dilakukan setelah hari ketiga dari waktu penukaran uang terakhir.

“Orang yang menukarkan juga harus menunjukkan KTP sehingga satu orang tidak bisa menukar uang terus-menerus yang kemudian dijual,” jelasnya. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close