Ekonomi

BI Diminta Siapkan Instrumen Penampung Dana Amnesti Pajak 2019

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta segera mengantisipasi potensi dana keluar setelah berakhirnya masa penguncian dana (lock up) repatriasi Amnesti Pajak pada pertengahan 2019.

Kedua regulator tersebut disarankan menerbitkan instrumen baru untuk penampungan dana Amnesti Pajak jika tidak ingin terjadi dana keluar yang bisa semakin memperketat likuiditas perbankan.

“BI dan OJK akan kerja sama untuk menerbitkan instrumen yang atraktif untuk menanggulangi pemindahan dana,” kata Ekonom PT Bank Danamon Tbk Wisnu Wardana di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Wisnu mendengar BI dan OJK sedang menyiapkan instrumen tersebut. Menurutnya, instrumen tersebut perlu segera dikeluarkan agar pemilik dana repatriasi dapat menyesuaikan dengan cukup waktu untuk memindahkan dananya.

Dana repatriasi yang masuk pada periode Amnesti Pajak pada 2016 terjadi pada kuartal III atau periode Agustus-Oktober. BI dan OJK disarankan dapat menerbitkan instrumen itu sebelum kuartal III 2019.

Instrumen tersebut juga perlu ditawarkan dengan imbal hasil yang tinggi mengingat saat ini negara-negara “peers” atau negara dengan kapasitas ekonomi setara dengan Indonesia juga cenderung untuk terus menaikkan suku bunga.

“Perlu juga ada insentif untuk ‘allowance’, agar mereka mau menyimpan dana itu di dalam ya,” ujar Wisnu. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close