Ekonomi

BI Catat Penukaran Uang Tembus Rp187,8 Triliun

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah penukaran uang tunai dari awal Ramadan hingga Jumat (8/6) telah mencapai Rp187,8 triliun atau sekitar 99,78 persen dari total dana yang disiapkan sebesar Rp188,2 triliun.

Menurut Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi, penukaran uang tunai pada tahun ini jauh melebihi tahun lalu, yang sebesar Rp163,2 triliun. Artinya, penukaran uang tunai di BI naik 15,07 persen dari tahun lalu.

“Biasanya, setiap tahun menjelang Ramadan dan Idul Fitri total kenaikan penukaran uang sekitar 13,9 persen, tetapi kali ini memang kami naikkan hingga 15 persenan karena kebutuhan yang meningkat,” katanya di Jakarta, Jumat (8/6).

Kendati telah habis jatah dan batas waktu penukaran uang di BI, namun Rosmaya bilang masyarakat masih bisa menukarkan uang tunai di bank-bank yang masih membuka operasionalnya selama libur Lebaran.

Selain itu, sebagai alternatif, masyarakat juga dapat menggunakan uang elektronik untuk bertransaksi selama libur Lebaran.

Deputi Gubernur BI Sugeng mengatakan masyarakat dapat menggunakan uang elektronik karena pengisian saldo melalui mesin ATM dan mobile banking masih dapat dilakukan saat libur nanti.

“Bank-bank juga masih mengoperasikan kantor cabangnya. Selain itu, top up (pengisian saldo) di mesin ATM bisa dilakukan,” katanya.

Sementara dari bank, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan kebutuhan kas mencapai Rp13,7 triliun yang tersebar di 205 kantor cabang yang akan beroperasi selama libur Lebaran.

Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengatakan bank tak hanya menyiapkan layanan untuk nasabah di kantor cabang, namun juga di delapan cabang digital. (WW)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close