Besok, Rachel Vennya Penuhi Panggilan sebagai Tersangka

Besok, Rachel Vennya Penuhi Panggilan sebagai Tersangka

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Rachel Vennya sebagai tersangka kasus kabur dari karantina besok. 

Pihak pengacara memastikan Rachel Vennya akan memenuhi panggilan polisi.

"Iya (penuhi panggilan), jam 10.00 WIB," kat pengacara Rachel Vennya, Indra Raharja dilansir detikcom, Minggu (7/12/2021).

Indra mengungkapkan Rachel Vennya sudah memenuhi panggilan pemeriksaan yang digelar besok, Senin (8/11/2021), di Polda Metro Jaya sebagai tersangka. 

Dia mengatakan kliennya akan datang bersama sang kekasih, Salim Nauderer, dan manajernya, Maulida Khairunnia, yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga

"Sudah (menerima surat panggilan pemeriksaan, red)," ujarnya.

Seperti diketahui, Rachel Vennya ditetapkan sebagai tersangka kasus kabur dari karantina pada Kamis (3/11). 

Selain Rachel Vennya, pacarnya, Salim Nauderer, dan manajernya, Maulida Khairunnia, jadi tersangka.

Seorang petugas protokoler Bandara Soekarno-Hatta berinisial OP juga ditetapkan sebagai tersangka karena membantu Rachel Vennya kabur dari karantina.

Rachel Vennya Tersangka

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan total ada empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus kabur dari karantina yang dilakukan Rachel Vennya. Selain selebgram tersebut, pacar, manajer, dan satu orang sipil lainnya turut dijadikan tersangka.

"Iya, Rachel, pacarnya, sama manajernya, sama satu lagi yang membantu ada orang sipil ditetapkan tersangka," tutur Yusri saat dihubungi, Rabu (3/11).

Rachel Vennya dijerat dengan UU Karantina Kesehatan. Selebgram itu terancam hukuman satu tahun penjara. Atas dasar itu, polisi tidak menahan Rachel Vennya.

"Secara subjektif seperti ini ancamannya satu tahun penjara. Kalau lima tahun ke atas baru kita tahan," ujar Yusri.

Penetapan Rachel Vennya sebagai tersangka kasus kabur karantina dilalui dengan serangkaian penyelidikan hingga penyidikan. Setidaknya ada empat alat bukti yang dikantongi polisi saat menetapkan selebgram tersebut sebagai tersangka.

"Alat bukti pasti ada. Alat bukti terdiri dari empat. Keterangan saksi, keterangan ahli, bukti petunjuk, terus kemudian keterangan dokumen," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat, Rabu (3/11).