Bersedia Tampil Bugil di Scenes From a Marriage, tapi Jessica Chastain Beri Syarat Khusus

Bersedia Tampil Bugil di Scenes From a Marriage, tapi Jessica Chastain Beri Syarat Khusus
Scenes From a Marriage

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Aktris Jessica Chastain diharuskan tampil bugil dalam salah satu adegan di serial HBO yang dibintanginya, Scenes From a Marriage.

Penampilannya yang polos tanpa sehelai benang pun itu dianggap penting untuk plot cerita drama rumah tangga tersebut. 

Demi totalitas akting dan profesionalitasnya, wanita berusia 44 tahun ini pun menyetujui permintaan tim produksi tersebut.

Namun, bintang film Molly's Game itu mengajukan syarat kesetaraan khusus kepada sutradara sekaligus penulis skenario serial tersebut, Hagai Levi.

Ia bersedia tampil bugil apabila lawan mainnya, Oscar Isaac juga melakukan hal yang serupa di adegan lainnya.

"Saya mengatakan sejak awal, 'Saya nyaman dengan semua ketelanjangan, tetapi bagian mana pun dari tubuh saya yang ditunjukkan, Anda harus menunjukkan hal yang sama dengan Oscar,'" ujarnya, dikutip Kompas.com dari laman Page Six.

Peraih Golden Globe ini mengajukannya bukan karena merasa tidak nyaman atau percaya diri dengan tubuhnya sendiri. Ia memberikan syarat tersebut untuk menekankan pentingnya keseimbangan antara aktris dan aktor yang terlibat dalam produksi.

“Bagi saya, saya ingin itu seimbang,” tambahnya.

Syaratnya ini kemudian dipenuhi tanpa ada penolakan dari lawan mainnya.

Jessica kemudian tampil bugil dalam salah satu adegan mandi di episode kedua, sementara Isaac, yang menjadi aktor utama melakukan hal serupa di episode keempat.

Jessica Chastain selama ini dikenal terbuka bicara soal sejumlah adegan bugil yang harus dilakoni dalam film-filmnya di masa lalu.

Ia mengaku tidak masalah dengan ketelanjangan itu sendiri, namun terganggu dengan keharusan bagi para aktris untuk tampil bugil guna kebutuhan film. Para sineas wanita seakan tidak punya pilihan karena terdesak dengan anggapan demi profesionalitas.

Hal yang kerapkali tidak dialami oleh para aktor.

Wanita berambut merah ini merasa tidak nyaman ketika ketelanjangan yang ditampilkan tidak diputuskan sendiri oleh aktris yang bersangkutan.

"Ketika itu adalah sesuatu yang diwajibkan pada mereka, para aktris. Di satu sisi, saya melihatnya seperti korban," jelasnya.