Internasional

Berlin Dihebohkan Penemuan Bom Seberat 500 Kg

BERLIN, SENAYANPOST.com – Bom seberat 500 kg menggegerkan sebuah distrik di Berlin. Bom ditemukan di dekat stasiun kereta api pusat kota itu diketahui merupakan peninggalan Perang Dunia (PD) II yang tidak meledak.

Sebuah rumah sakit militer, departemen pemerintah, dan flat yang berada di antara gedung-gedung yang dibersihkan pada Jumat (20/4) pagi untuk memungkinkan para ahli menjinakkan bom buatan Inggris itu.

Polisi mengatakan bom seberat 500 kg tersebut tidak menimbulkan bahaya, tetapi operasi itu diperkirakan akan menyebabkan kekacauan transportasi di ibu kota Jerman itu.

Zona terlarang ditetapkan sejauh 800 meter termasuk Berlin Hauptbahnhof, stasiun kereta api utama kota, serta kementerian keuangan dan transportasi Jerman, kedutaan asing, serta museum.

Penduduk dan pekerja telah diberitahu untuk meninggalkan atau menjauhi daerah tersebut dari jam 9 pagi waktu setempat pada hari ini.

Diperkirakan 10.000 orang telah mengungsi, dengan tempat penampungan didirikan bagi mereka yang terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Penonaktifan bom, yang digali di sebuah lokasi pembangunan di Heidestrasse, dijadwalkan dimulai pada pukul 11.30, tetapi tidak diketahui berapa lama waktu yang diperlukan.

“Itu tergantung pada berapa lama evakuasi mengambil dan tentu saja kondisi bom,” kata juru bicara polisi Martin Halweg kepada surat kabar Tagesspiegel yang dikutip Independent.

Operator transportasi telah memperingatkan gangguan berskala besar terhadap kereta, trem, dan bus.

Bandara Tegel Berlin juga telah memperingatkan penumpang bahwa penerbangan akan “terbatas secara signifikan” selama operasi, tetapi kemudian mengatakan bahwa mereka telah menyetujui rencana pengendali lalu lintas udara untuk menghindari pembatalan.

Pesawat yang mendarat di Tegel, yang berjarak sekitar 7 km dari Hauptbahnhof, telah diberitahu untuk menghindari terbang di atas wilayah tempat bom itu ditemukan.

Ribuan bom hidup dan amunisi masih ditemukan di Jerman setiap tahun, lebih dari tujuh dekade setelah berakhirnya perang. (WW)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close