Ekonomi

Berkat Bantuan LPDB, Produksi KSU Jatirogo Semakin Kuat di Pasar Manca Negara

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Sekretaris Koperasi Serba Usaha (KSU) Jatirogo, Hendro, mengungkapkan, kesuksesan yang diraih KSU Jatirogo tidak terlepas dari peran dan bantuan pendanaan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM).

“Kami pernah mengalami, saat produk kami melimpah dan pasar kami sudah jelas, tetapi kami tidak bisa menjual lebih banyak karena kesulitan keuangan,” kata Hendro, kepada wartawan di Yogyakarta, Rabu (11/7/2018).

Untuk membantu permodalan, KSU Jatirogo yang didirikan sejak 26 November 2008 lalu itu, akhirnya mengajukan permohonan pinjaman kepada LPDB-KUMKM pada tahun 2011 sebesar Rp 200 juta. Dan pada tahun 2013 KSU Jatirogo kembali mengajukan pinjaman sebesar Rp 800 juta.

Dengan suntikan dana yang diberikan LPDB, usaha KSU Jatirogo yang berlokasi di Jalan Wates, Purworejo, Kulon Progo, Yogyakarta, semakin berkembang sehingga dapat memperluas pangsa pasar hingga ke Amerika, Eropa, New Zealand, Australia dan Jepang.

Pembeli dari luar negeri pun tidak perlu meragukan kualitas maupun aspek kebersihan dari produk yang dijual. Ini disebabkan karena KSU Jatirogo telah memiliki tiga sertifikasi organik yang disesuaikan dengan negara tujuan ekspor.

Ketiganya Standar Organik EU-Regulation untuk pasar Eropa, Standar Organik NOP-USDA untuk pasar Amerika dan Standar Organik JAS untuk pasar Jepang. Lembaga Sertifikasi yang memberikannya adalah CUC (Control Union Certification) LSPO dari Belanda, berkantor di Jakarta.

KSU Jatirogo merupakan perusahaan yang memproduksi Gula Kelapa Organik, baik itu gula semut maupun gula cetak.

Hingga saat ini, KSU Jatirogo memiliki 1.500 anggota petani dengan rata-rata produksi yang diserahkan sebanyak 100 ton per hari.

Dalam kurun waktu 10 tahun sejak koperasi ini berhasil meraih predikat sebagai koperasi penggerak pembangunan dalam kategori Koperasi berorientasi ekspor pada pertengan tahun 2017 dari Badan Pembangunan Nasional (Bapenas).

Hal ini semakin membuktikan, KSU Jatirogo membawa perubahan ekonomi masyarakat untuk kesejahteraan petani khususnya pengrajin gula.

“Saya harap apa yang dilakukan LPDB-KUMKM ke KSU Jatirogo hingga berhasil seperti ini bisa dilakukan ke koperasi yang lain, sehingga ekonomi masyarakat bisa sejahtera,” kata Hendro. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close