Lintas Daerah

Beredar Surat Berlogo Gerindra Perintahkan Kenakan Kaus #2019gantipresiden

SEMARANG, SENAYANPOST.com – Sebelum diliburkannya Car Free Day (CFD) Jalan Pahlawan, Semarang, telah beredar sebuah surat berisi instruksi kepada bakal calon legislatif dari Partai Gerindra untuk mengerahkan masa di CFD Simpang Lima pada tanggal 6 Mei 2018.

Dalam surat tersebut memasang logo partai Gerindra.

Isi surat itu, intinya setiap bakal calon diminta untuk mengerahkan masa minimal dengan jumlah 30 orang. Masa itu diwajibkan menggunakan kaus #2019gantipresiden.

Tertulis juga dengan siapa harus memesan kaos lengkap dengan harganya. Terkait hal tersebut, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang, Sigit Ibnugroho memastikan surat yang beredar itu palsu.

“Jadi surat itu betul ada logo partai Gerindra tapi tidak ada kop DPC Partai Gerindra Kota Semarang. Surat itu setelah saya cek adalah palsu, bodong, tandatangannya scan, dan itu saya masih cari tahu siapa yang buat,” terang Sigit.

Uniknya ia mencurigai ada salah satu bakal calon legislatifnya yang ‘bermain’ terkait surat palsu tersebut.

“Saya masih cari tahu dari sekian puluh bacaleg siapa yang bermain dan ingin menjatuhkan panitia seleksi(pansel) bacaleg, karena ada perselisihan juga di internal kami yang menyebut pansel tidak netral,” terangnya.

Meski demikian ia memastikan pansel yang ia bentuk sudah bekerja secara netral. Ia lebih menganggap bacaleg terlalu berambisi untuk bisa masuk dalam dapilnya.

Meski memastikan surat yang beredar palsu, ia belum akan melaporkan hal ini ke kepolisian.

“Saya rasa itu intern partai kami, saya akan investigasi ke internal dulu, kami harus hati-hati agar tidak menjadi perselisihan yang berkepanjangan, karena ini justru seharusnya kami melakukan konsolidasi menjelang 2019. Kami tidak ingin terjadi perpecahan,” ungkap Sigit.

Ditemui di lokasi yang sama, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji menghormati keputusan Sigit.

“Kami menghormati kalau memang ingin investigasi internal dulu, itu sebenarnya juga membantu kami dari kepolisian,” imbuh Abioso. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close