Korupsi

Berantas Mafia Pajak, KPK Ajak Menkeu Kerjasama

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Untuk memberantas pengemplang atau mafia pajak, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali┬ámengajak Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bekerja sama. Sebelumnya kedua lembaga sudah bekerja sama mengungkap kasus korupsi di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak.

“Kalau memang Kemenkeu melihat ada persoalan-persoalan lain yang perlu dibenahi, tidak menutup kemungkinan kerjasama seperti itu bisa dilakukan lagi,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (4/12/2019).

Sri Mulyani mengaku jengkel dan kesal karena masih ada pejabat di Ditjen Pajak terlibat kasus korupsi. Sri Mulyani mendapati ada oknum pejabat di bawah kementeriannya menjadi mafia pajak.

Selain mengajak memberantas mafia pajak, KPK menyarankan Sri Mulyani melakukan langkah pencegahan munculnya mafia pajak, dengan menempatkan orang-orang berintegritas di jabatan basah alias rawan korupsi.

“Yang lebih diprioritaskan bagaimana upaya pencegahan melalui penempatan orang secara tepat dengan melihat integritas orang-orang tersebut atau rekam jejaknya. Itu bisa juga dilakukan,” terangnya.

“Jadi kalau Menkeu sudah punya peta siapa orang yang masuk dalam kategori merah, kuning, atau hijau maka tentu saja orang-orang yang diduga bermasalah tidak tepat menjabat posisi-posisi yang strategis. Kecuali rekam jejak mereka cukup clear,” kata Febri.

Menurut Febri, penempatan orang-orang berintegritas untuk duduk di jabatan strategis Ditjen Pajak penting dilakukan Sri Mulyani. Sebab, Ditjen Pajak merupakan institusi sangat vital dalam penerimaan pendapatan negara.

“Kenapa sangat penting? karena Direktorat Pajak ini salah satu institusi yang sangat vital ya, yang berkontribusi sangat signifikan untuk penerimaan negara,” ucapnya.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close