Berantas Ilegal Fishing, KKP Perkuat Personel Kapal Pengawas

Berantas Ilegal Fishing, KKP Perkuat Personel Kapal Pengawas
Menteri Edhy

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan-KKP serius dalam menegakkan kedaulatan pengelolaan perikanan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI).

Sebanyak 150 Awak Kapal Pengawas (AKP) termasuk Nakhoda dan Perwira Kapal Pengawas Perikanan KKP mengikuti Rapat Konsolidasi PSDKP yang dilaksanakan dalam rangka konsolidasi internal penguatan pengawasan SDKP termasuk pemberantasan ilegal fishing.

Dalam arahannya Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Pung Nugroho Saksono mewakili Dirjen PSDKP menyampaikan bahwa tantangan dan dinamika pemberantasan illegal fishing saat ini sangat kompleks dengan berbagai modus operandi baru oleh para pelaku pencurian ikan. Oleh sebab itu, AKP dituntut untuk selalu sigap dan cakap dalam pelaksanaan pengawasan di laut.

"Illegal fishing saat ini semakin kompleks," ungkap Ipung, Kamis (10/9/2020).

Ipung mengingatkan seluruh jajaran di lapangan untuk tidak cepat berpuas diri dengan capaian pemberantasan illegal fishing saat ini. Dia menekankan agar Kapal Pengawas Perikanan tetap bekerja keras untuk mengamankan laut Indonesia.

Ia juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk melaksanakan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan dengan tidak berkompromi terhadap para pelaku illegal fishing dan destructive fishing serta terus berjuang untuk kesejahteraan nelayan Indonesia.

"Kami arahkan agar para awak kapal pengawas tetap bekerja keras untuk melindungi sumber daya ikan kita meskipun di tengah kondisi yang penuh tantangan saat ini,"tegas Ipung.

Senada dengan arahan Ipung, Pembina Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik Kelautan dan Perikanan, yang juga Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin menyampaikan dukungan dan apresiasinya terhadap langkah-langkah pemberantasan illegal fishing yang dilakukan oleh KKP.

"Negara akan selalu mendukung Saudara-Saudara semua," ujar Ngabalin.

Ngabalin juga menyampaikan bahwa langkah-langkah konkret penguatan pengawasan akan diperjuangkan di antaranya melalui penambahan armada Kapal Pengawas Perikanan yang memiliki kemampuan yang memadai serta peningkatan kesejahteraan Awak Kapal Pengawas Perikanan.

"Beberapa langkah itu sedang dan akan terus didorong termasuk di Kantor Staf Presiden," jelas Ngabalin.