Benarkah GO-JEK KRISIS ???

11:36
350
JAKARTA, SENAYANPOST.com - Perusahaan transportasi lokal berbasis aplikasi, Go-Jek, dikabarkan baru saja mendapatkan suntikan dana sebesar US$1,2 miliar ata
Helm Gojek

Beberapa waktu lalu, kantor berita Reuters memberitakan kabar adanya diskusi penting pihak manajemen Go-Jek dengan suatu investor yang berpotensi untuk mengucurkan dana segar dalam rangka pengembangan bisnis perusahaan layanan transportasi online tersebut..

Namun kabar pengembangan bisnis itu meluas menjadi isu kondisi keuangan Go-Jek yang dinilai sedang krisis karena terus-menerus memberikan subsidi untuk setiap layanan ojek onlinenya.

CEO Go-Jek Nadiem Makarim  akhirnya angkat bicara soal isu yang menyiratkan Go-Jek tengah mencari pendanaan lantaran krisis keuangan akibat pemberian subsidi yang gila-gilaan tersebut.

“Kekuatan modal kami dapat tercermin dari inovasi produk dan pelayanan yang terus menerus kami hadirkan untuk masyarakat dan pengguna jasa Go-Jek, termasuk promosi dan ekspansi bisnis di berbagai daerah di Indonesia,” ujar Nadiem dalam keterangan resminya.

Sementara soal investor, Nadiem mengakui bahwa saat ini Go-Jek tidak sedang mencari pendanaan baru. Tetapi ia selalu terbuka terhadap segala peluang yang dapat memperkuat dan memperbesar bisnis layanan onlinenya agar melayani lebih banyak masyarakat Indonesia.

“Kami juga terus menjaga hubungan baik dengan investor dan calon investor yang percaya akan kemampuan dan masa depan Go-Jek,” ujarnya.

Apabila Go-Jek benar mengalami krisis keuangan, tentunya berdampak besar terhadap nasib para pengemudinya. Go-Jek saat ini diperkirakan memiliki sekitar 200 ribu pengemudi.

Persaingan bisnis yang ketat, marketing dan perang harga dengan pesaing lainnya yakni Grab dan Uber Motor yang baru muncul terakhir, dilansir membutuhkan dana segar yang besar agar bisnis ini dapat terus berjalan secara kompetitif.

Sumber : dari berbagai sumber

Comments

comments