Kriminal

Belum Ada Kuasa Hukum, Bareskrim Hentikan Penyidikan Pembobol BNI Rp1,7

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setyono menjelaskan tersangka pembobolan BNI sebesar Rp1,7 triliun Maria Pauline Lumowa, menolak untuk diperiksa tim penyidik Bareskrim Polri, hingga mendapatkan pendampingan hukum.

Belum adanya kuasa hukum ini, karena Kedubes Belanda menolak memberikan bantuan hukum terhadap tersangka Maria Pauline Lumowa meskipun kini telah berstatus sebagai WNA asal Belanda.

“Pada intinya tersangka meminta pendampingan dari penasihat hukum yang akan disediakan oleh Kedubes Belanda, tetapi karena belum ada, jadi penyidikan dihentikan hingga tersangka mendapat bantuan hukum, kami hormati hak tersangka,” katanya, Senin (13/7/2020).

Awi menjelaskan pemeriksaan terhadap para saksi masih tetap berjalan, kendati tersangka masih menolak untuk diperiksa penyidik.

Menurut dia, total hingga saat ini sudah 12 orang saksi yang diperiksa untuk tersangka Maria Pauline Lumowa.

“Perlu diketahui, bahwa sampai saat ini sudah 12 orang saksi yang diperiksa untuk tersangka MPL ini,” katanya. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close