Lintas Daerah

Bayi dari Ibu Malaria Rentan Terpapar Malaria

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com — Ibu hamil dan bayi merupakan populasi paling rentan mengalami kesakitan dan kematian akibat malaria.

Hasil penelitian terdahulu melaporkan adanya peningkatan kerentanan infeksi malaria pada bayi yang dilahirkan oleh ibu hamil yang menderita malaria.

Namun, penelitian lainnya tidak menemukan hubungan antara infeksi malaria pada ibu hamil dengan risiko malaria pada bayinya.

“Bayi yang lahir dari ibu penderita malaria saat masa kehamilan rentan mengalami infeksi malaria,” kata peneliti pada Divisi Infeksi dan Penyakit Tropis Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM , Dr. dr. RR. Ratni Indrawati, Sp.A., Rabu (21/3/2018).

Di depan tim penguji pada Ujian Terbuka Program Doktor di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakar dan Keperawatan, Promovendus, Ratni Indrawati mengatakan, hasil penelitian secara mikroskopis menunjukkan kelompok bayi dari ibu dengan malaria maternal lebih banyak mengalami infeksi malaria dibanding bayi dari ibu tanpa malaria.

Hal ini berbeda makna saat bayi berumur 6 bulan maupun 12 bulan.

Menurut dia, pada saat bayi berusia 6 bulan dari ibu dengan malaria maternal memiliki risiko 7,44 kali lebih besar terhadap infeksi malaria dibanding bayi dari ibu tanpa malaria maternal.

Dari pemeriksaan PCR, katanya, juga diketahui infeksi malaria pada bayi dengan ibu malaria maternal lebih tinggi dibandingkan bayi dari ibu tanpa malaria.

“Bayi dari ibu dengan malaria maternal pada usia 6 dan 12 bulan berisiko 9,09 kali dan 8,58 kali lebih banyak terinfeksi malaria dibandingkan dengan bayi dari ibu tanpa malaria maternal,” ujarnya.

Ratni menyebutkan bayi dari ibu yang terkena malaria maternal juga lebih banyak mengalami gizi buruk atau kurang di usia, 3, 4, dan 9 bulan. Selain itu, juga mengalami stunting pada usia 4 dan 9 bulan serta memiliki skor kognitif dan motorik lebih rendah di usia 12 dibandingkan dengan bayi dari ibu tanpa malaria maternal. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close