Bantuan Penanganan Covid-19, Jokowi Telepon Langsung Gubernur Sumbar

Bantuan Penanganan Covid-19, Jokowi Telepon Langsung Gubernur Sumbar
Gubernur Sumbar Mahyeldi

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Untuk membantu penanganan Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengabarkan adanya kiriman bantuan 100 buah konsentrator oksigen langsung kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Kamis (5/8/2021) sore.

"Tadi Presiden Jokowi menelpon sekitar pukul 15.20 WIB menanyakan perkembangan penanganan Covid-19 di Sumbar. Kita melaporkan kondisi terkini dan Presiden langsung menanggapi dengan memberikan bantuan," kata Mahyeldi, kepada wartawan, Kamis.

Mahyeldi mengaku membeberkan perkembangan Covid-19 dan penanganannya di provinsi itu kepada Jokowi.

"Bapak presiden juga menyampaikan, kemungkinan bantuan konsentrator akan sampai di Padang sekitar dua hari lagi," katanya.

Konsentrator oksigen merupakan sebuah alat elektronik yang dapat memproduksi oksigen murni dengan tingkat kepuritasannya hingga 96 persen. Satu konsentrator dapat memproduksi oksigen hingga 20 kilogram per harinya.

Baca Juga

Sehingga, jika terdapat 100 konsentrator oksigen, akan dapat menghasilkan 2 ton oksigen setiap harinya di tengah kelangkaan yang terjadi akibat krisis lonjakan pasien Covid-19.

Beberapa laporan lain yang disampaikan Mahyeldi kepada Jokowi di antaranya  adalah tentang kenaikan kasus positif di Sumbar, meningkatnya testing dan tracing dalam beberapa waktu terakhir, hingga mengenai penanganan pasien di rumah sakit secara berjenjang dari daerah hingga rujukan provinsi.

"Kita sampaikan bahwa koordinasi antara Rumah Sakit di Sumbar sudah berjalan dengan cukup baik. Ada penambahan tempat tidur yang totalnya cukup banyak sehingga penanganan pasien bisa semakin maksimal," ujarnya.

Semakin tingginya animo masyarakat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 juga menjadi perhatian dari Jokowi.

"Dalam satu minggu ke depan tambahan vaksin akan dikirimkan ke Sumbar. Sementara untuk konsentrator dan obat-obatan dalam satu dua hari ke depan akan dikirim ke Sumbar," kata Mahyeldi. (Jo)