Bansos Tunai Diperpanjang hingga Juli 2021

Bansos Tunai Diperpanjang hingga Juli 2021
Ilustrasi (Foto/Istimewa)

PEMALANG, SENAYANPOST.com - Program jaring pengaman sosial bansos tunai dari Kementerian Sosial (Kemensos) akan diperpanjang hingga Juli 2021.

"Bantuan ini, akan kita lanjutkan sampai bulan Juni," kata Menteri Sosial Juliari P Batubara, dalam kunjungan kerjanya di Kantor Pos Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (20/11/2020).

"Di tahun 2021, penerima bantuan sosial tunai masih dilanjutkan bantuannya untuk menjaga pemulihan ekonomi nasional sejumlah 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada 34 Provinsi dengan anggaran total Rp12 triliun," tambahnya dikutip detikcom.

Demikian juga, dengan Bansos Pangan Program Sembako untuk 18,8 uta KPM dengan anggaran total Rp45,12 triliun.

"Namun untuk penerima Bantuan Sosial Tunai, saya minta untuk dilakukan validasi ulang. Agar penerimanya tidak itu itu saja , masih banyak yang membutuhkan," jelas Mensos.

Menurut Juliari, Bansos tunai, bantuan berupa uang yang diberikan kepada keluarga miskin, tidak mampu, dan/atau rentan yang terkena dampak Wabah Covid-19. 

Bansos tunai tersebut telah disalurkan kepada 9 juta KPM selama 9 bulan, dengan nilai bantuan sebesar Rp600 ribu per bulan untuk bulan April sampai Juni dan sebesar Rp300 ribu per bulan untuk bulan Juli sampai Desember 2020.

Sedangkan Bantuan Pangan Non Tunai Kartu Sembako berupa uang sebesar Rp 200 ribu per KPM per bulan, untuk membeli bahan pangan di e-warong yang diberikan kepada KPM peserta PKH dan Non PKH yang terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Bansos tersebut diberikan kepada 20 Juta KPM.

Di Kabupaten Pemalang , menurut Mensos, akan dilakukan penambahan kouta penerima bansos sebanyak 20 ribu dari yang semula 38.933 penerima bansos.

"Saya sebagai Menteri Sosial RI senantiasa berjuang dan selalu berusaha agar para penerima bantuan pada masa pandemi ini tidak bertambah susah karena terkena dampak covid 19, dapat memenuhi kebutuhan pokok secara layak sebagai upaya pemulihan ekonomi yang akan mendukung secara nasional," katanya.

Di tempat yang sama, Dirut PT Pos Indonesia, Faisal Rahmat Djoemadi, menambahkan, hari ini pihaknya menyalurkan bantuan sosial tunah tahap sembilan.

"Hari ini penyaluran batuan sosial tunai tahap 9. Semestinya diberikan pada bulan Desember. Namun, secara administrasi sulit di bulan itu (Desember)," kata Faisal Rahmat.

Faisal Rahmat, menjelaskan sehingga pada bulan November ini, penerima bantuan mendapatkan dua kali, yakni pada awal Bulan November dan akhir November.

Sementara itu, Bupati Pemalang, Junaedi, di hadapan Mensos, menyambut baik atas penambahan kuota penerima bansos.

"Alhamdulillah, di Kabupaten Pemalang, ada tambahan 20 ribu penerima. Harapan saya program ini untuk bisa dilanjutkan karena program ini sangat baik bagi masyarakat terdampak COVID-19," jelas Junaedi.

Usai memberikan simbolis ke penerima bantuan sosial, Menteri Sosial Juliar P Batubara, melanjutkan kunjungan kerja. Rencananya, rombongan menteri akan melakukan hal yang sama di Kabupaten Purbalingga.