Nasional

Bank dan Gedung Pemerintah Jadi Sasaran Teroris Blitar

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Mabes Polri mengungkapkan, lima orang terduga teroris yang ditangkap Rabu (13/6/2018) malam di Blitar, Jatim, menargetkan serangan terhadap sejumlah kantor bank untuk aksinya.

“Didapat beberapa petunjuk dan bukti, mereka merencanakan aksinya di beberapa bank di Blitar. Mereka, kan, ada fai,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Muhammad Iqbal, di Jakarta, Kamis (14/6/2018).

Ia menambahkan, tak hanya bank, kelima terduga teroris itu juga berencana menyerang sejumlah instansi pemerintah. Namun Iqbal tidak menyebutkan nama instansi yang dimaksud. “Kasus ini masih didalami Polri,” katanya.

Iqbal menyatakan jajarannya juga masih mendalami perkiraan kemungkinan realisasi teror.

Dari lima yang diamankan, Polri disebut baru mengetahui AR, salah satu terduga teroris, anggota jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD) pimpinan Aman Abdurrahman.

“(Jaringan empat orang lainnya) Belum, kami masih dalami,” tuturnya.

Sumber pendanaan, kata Iqbal, masih diselidiki lebih lanjut. Tetapi, ia menyatakan salah satu pemasok dana seperti Aman Abdurrahman telah dijadikan tersangka sebelumnya.

“Masih kami telusuri. Dana yang sebelumnya memang untuk pembuatan bom, mendanai jaringan itu,” ucap mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.

Tim Detasemen Khusus (Densus 88) Mabes Polri kemarin (13/6) malam mengamankan sejumlah warga di Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur yang diduga terkait jaringan terorisme.

Selain mengamankan AR, dalam operasi itu Densus juga mengamankan NH seorang dokter yang membuka praktik pengobatan bekam.

NH diamankan bersama dua orang lain yakni SZ dan An, dan dibawa ke Mapolres Blitar. Satu senjata api beserta amunisinya ikut diamankan dalam operasi tersebut. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close