Lintas Daerah

Bank BJB Jadi Inovasi Pendanaan Pembangunan Jabar

BANDUNG, SENAYANPOST.com -Pembangunan di Jawa Barat (Jabar) tidak bisa hanya mengandalkan APBD, namun memerlukan inovasi pendanaan agar program pembangunan bisa maksimal.

Untuk itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau Kang Emil tengah menyiapkan beberapa inovasi untuk mendanai pembangunan di Jabar dalam lima tahun ke depan.

Salah satunya memaksimalkan pola Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dalam pembangunan infrastruktur.

“Saya sudah minta kepala daerah lebih banyak meminjam ke Bank BJB. Sehingga BJB akhirnya jadi development bank atau bank pembangunan),” kata Kang Emil, di Bandung, Rabu (14/11/2018).

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga mencoba memaksimalkan dana umat untuk keperluan pembangunan. Menurut data yang ada, potensi zakat di Indonesia mencapai Rp200 triliun. Namun sejauh ini baru bisa terkumpul Rp20 triliun setiap tahunnya.

“Harapannya ini bisa dimaksimalkan,” katanya.

Kang Emil menambahkan, pihaknya juga akan mencoba bereksperimen dalam sistem birokrasi pemerintahannya. Dirinya akan menerapkan birokrasi dynamic government atau pemerintahan dinamis.

Melalui sistem birokrasi tersebut, tambahnya, pihaknya akan melibatkan semua pemangku kepentingan untuk mempercepat pembangunan di Jabar, di antaranya, perguruan tinggi, komunitas, dan pihak swasta.

“Sistem birokrasi ini lebih melihat pada tujuan pembangunan hingga selesai. Saat birokrasi tidak siap, kita ajak perguruan tinggi untuk menyelesaikan, juga komunitas. Jadi dinamic government,” katanya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close