Bank

Bank Aset Wakaf Gulirkan Rumah Murah untuk Penghafal Al Quran

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Masyarakat masih kesulitan membeli rumah. Hal itu disebabkan harga tanah dan harga jual yang terus naik apalagi bagi para milenial. Kondisi ini mendorong Bank Aset Wakaf (BAW) tergerak.

BAW hadir untuk menggairahkan perwakafan. Wakaf memang telah berjalan, namun dengan positif dan negatifnya. Terutama ada faktor di luar wakaf, atas nama bisnis dan kepemilikan yang bisa caplok aset wakaf. Berakibat negatif bagi kehidupan umat Islam.

BAW berupaya mengagas manajemen properti sesuai syariat. Caranya dengan membangun perumahan yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Konsep yang ditawarkan yaitu dengan mengelola tanah wakaf.

CEO WAF Bobby Herwibowo mengatakan, diperkirakan ada 4,3 miliar meter persegi tanah wakaf yang oleh wakif (pemilik tanah wakaf) bisa digunakan. Jumlah tersebut yang terdaftar, diperkirakan akan lebih banyak lagi yang belum terdaftar.

“Bicara tanah wakaf adalah aset mati. Jika mau dibangun masjid, coba lihat banyak bangunan masjid yang megah, sayangnya hanya sekedar bangunan fisiknya saja. Seringkali di saat waktu-waktu salat, sedikit sekali yang salat di masjid tersebut. Kami berencana membangun perumahan sekaligus ada masjid di lingkungan perumahan tersebut. Masjid akan menjadi hidup,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/3/2019).

Proyek pertama akan dibangun di Cianjur Jawa Barat dalam waktu 3 bulan ke depan. Ada tanah wakaf seluas 4 hektar. Rencananya di lahan tersebut akan dibangun 173 unit rumah, dan 27 bangunan komersil (pertokoan). Harga yang ditawarkan Rp 111 juta untuk tipe 50 dengan 3 kamar tidur. Harga yang ditawarkan bisa lebih murah karena harga yang dipatok hanya bangunan fisik saja.

Pendiri WAF Erie Sudewo mengatakan, pembangunan perumahan ini seperti konsep apartemen, di mana pemilik tidak memiliki tanahnya tapi hanya bangunan fisiknya saja. Sertifikatnya yakni Hak Guna Bangunan (HGB). Konsumen juga bisa mencicilnya selama 10 tahun setiap tahun sekitar Rp 1 juta atau selama 120 bulan.

Harga rumah juga tidak dibebankan biaya Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Sementara pemberi wakaf juga akan mendapatkan manfaat lebih. Perumahan itu nantinya akan juga didirikan masjid. Masjid tersebut dipastikan akan ramai, ada juga rumah yatim.

“Pahala akan mengalir deras karena menjadi wakaf yang produktif. Ada masjid yang dikelilingi perumahan yang pasti akan meramaikan masjid tersebut. Belum lagi di tiap rumah juga akan ada yang membaca Al-Quran,” kata Erie.

Syarat Membeli Rumah

Syarat utama adalah harus beragama Islam dan bertakwa. Alasannya, masih banyak umat muslim yang jauh lebih susah dan sulit memiliki rumah. Syarat lainnya, harus mau belajar menghafal Al Quran. Satu hari satu ayat.

Perumahan di Cianjur akan dijadikan percontohan. Selanjutnya sudah ada tanah wakaf di Karawang 3 hektar serta Palu 4 hektar yang oleh wakif sudah siap untuk digunakan. Sehingga hasil pembayaran dari para pembeli akan kembali berputar untuk umat.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close