Banjir Ciganjur, 1 Tewas & 300 Orang Mengungsi

Banjir Ciganjur, 1 Tewas & 300 Orang Mengungsi
Ilustrasi. Banjir di kawasan permukiman Petogogan, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (5/10/2020). (ANTARA)

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Satu warga tewas dan 300 lainnya mengungsi akibat banjir dan longsor di Jalan Damai, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (11/10/2020). 

Sebanyak 22 Rukun Warga (RW) dan 45 Rukun Tetangga (RT) di DKI Jakarta tergenang banjir yang disebabkan luapan aliran kali dan curah hujan tinggi.

Di Ciganjur, posko dan dapur umum telah dibangun di sekitar lokasi. Seperti diberitakan sebelumnya, data korban meninggal dunia adalah Widiar Nohara (40) dibawa ke RS Marinir, dan dua orang luka-luka yakni perempuan berusia 50 tahun dan 48 tahun dievakuasi ke RS Ali Sibroh.

"Total seluruh pengungsi ada 300 orang," kata Lurah Ciganjur Hizfillah dilansir Beritasatu, Minggu (11/10/2020).

Dia mengatakan, pemerintah telah membangun posko dan dapur umum untuk menampung pengungsi. Posko dibangun di salah satu rumah warga yang tidak terkena dampak banjir.

"Ada beberapa posko pengungsian dan dapur umum kita siapkan di salah satu rumah warga yang mempunyai halaman luas. Kami sebutnya pendopo," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, tanah longsor yang mengakibatkan banjir setinggi 1,5 meter terjadi di Jalan Damai, Ciganjur, Jagakarsa Jakarta Selatan, sekitar pukul 18.30 WIB, Sabtu (11/10/2020).