Ekonomi

Bakal Tutup 6 Toko Giant, Ini Penjelasan Hero

JAKARTA, SENAYANPOS.com – Manajemen PT Hero Supermarket Tbk mengakui akan menutup 6 toko Giant yang terletak di berbagai lokasi berbeda. Rencananya, penutupan toko Giant dimulai pada 28 Juli 2019.

Adapun toko Giant yang akan ditutup antara lain Giant Ekspress Cinera Mall, Giant Ekspress Mampang, Giant Ekspress Pondok Timur, Giant Ekstra Jatimakmur, Giant Ekstra Mitra 10 Cibubur, dan Giant Ekstra Wisma Asri.

“Seperti telah diketahui bersama, ke 6 toko yang akan mengakhiri transaksi di bulan Juli,” kata Direktur PT Hero Supermarket Tbk, Hadrianus Wahyu Trikusumo dikutip dari Liputan6, Selasa (25/6/2019).

Dia menuturkan penutupan tersebut berkaitan dengan persaingan pada industri ritel makanan di Indonesia yang telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir dan mengubah pola belanja konsumen.

“Dan kami telah mengambil tindakan untuk mengatur kembali dan re-energize Giant untuk memastikan dapat memenuhi preferensi pelanggan yang terus berkembang,” dia menambahkan.

Kemudian untuk tetap mampu bersaing dan memenuhi harapan pelanggan yang berubah, perusahaan dikatakan akan mengembangkan strategi jangka panjang, dengan menerapkan program transformasi strategis multi-tahun untuk menghasilkan peningkatan berkelanjutan jangka panjang.

Terkait penutupan itu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan bakal meminta penjelasan dari PT Hero Supermarket Tbk (HERO) selaku induk usaha Giant yang tercatat sebagai emiten di pasar saham pada Rabu, 26 Juni 2019.

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia, I Gede Nyoman Yetna, mengatakan bahwa pihaknya peduli terhadap segala hal yang dilakukan oleh perusahaan tercatat.

“Tentunya mereka diberikan kesempatan. Terkait dengan strategi bisnisnya yang dilakukan, atau efisiensi, kita tunggu jawabannya,” katanya, Senin (24/6/2019).

Dia menyampaikan, BEI coba memberi kesempatan kepada pihak bersangkutan untuk mempersiapkan jawaban. Adapun tempo waktu yang diberikan yakni selama tiga hari hingga Rabu lusa.

“Kita minta tentunya kalau ada informasi yang perlu disampaikan. Kita tentunya berikan kesempatan pada mereka untuk menyiapkan jawabannya. Karena kita ingin jawabannya juga komperhensif,” tuturnya.

“Paling lambat kita berikan setidaknya tiga hari, sesuai dengan kesempatan yang sama kita berikan kepada perusahaan-perusahaan lain. (Berarti Rabu?) Iya,” dia menambahkan.

Adapun poin penjelasan yang diminta BEIuntuk nanti dibeberkan antara lain terkait kebenaran isu penutupan gerai yang selama ini banyak beredar di pemberitaan hingga rencana perseroan ke depan seperti apa.

“Pertama, kebenaran berita yang berhubungan dengan penutupan gerai tersebut. Terus kemudian dari situ tentunya kita mendapat penjelasan dari mereka, rencana mereka ke depan seperti apa,” ujarnya.

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close