Features

Badak Putih Jantan Terakhir di Dunia Mati, Spesiesnya Terancam Punah

KENYA, SENAYANPOST.com – Pusat Konservasi hewan di Kenya mengumumkan, satu dari tiga ekor Badak Putih terakhir di dunia telah mati. Badak bernama Sudan itu terpaksa disuntik mati oleh balai konservasi OI Pejeta, Kenya, pada Senin (19/3/2018).

Usia badak tersebut telah mencapai 45 tahun, Sudan mengalami berbagai komplikasi penyakit, di antaranya, fungsi otot dan tulang Sudan mengalami penurunan, serta luka di kulit yang semakin meluas.

Dalam pernyataan resmi OI Pejeta, kondisi Sudan memburuk selama 24 jam terakhir. Bahkan, dia tidak sanggup untuk berdiri.

Kematian Sudan membuat spesies badak putih berkelamin jantan resmi punah. kini, spesies tersebut hanya tersisa dua ekor betina saja.

Tim konservasi sudah mengambil sampel genetik dari Sudan sebelum disuntik mati. Melalui teknologi Fertilisasi in Vitro Fertilization (IVF), dokter hewan berusaha melakukan inseminasi buatan kepada dua betina yang masih tersisa untuk mencegah kepunahan.

Dan hal ini mengundang komentar dari beberapa pengguna media sosial disebuah akun informasi bernama @infia_fact hari ini, Sabtu (24/3/2018).

Dituliskan oleh akun bernama @nikkyhandayani

“Semoga inseminasi buatannya bisa berhasil,” tulisnya.

Lalu, ada akun bernama @saprudin_ithur_ yang menuliskan di kolom komentar,

“Luar biasa lembaga konservasi yang berupaya keras untuk melestarikan Badak putih yang tersisa. Semoga inseminasi yang dilakukan berhasil agar Badak putih yang tersisa masih ada di muka bumi. Saya teringat dengan kisah Suku Punan Segah, Badak Berau dari Kalimantan Timur bercula satu yang telah punah. Miris memang, tapi kalau sudah punah mau bagaimana,” tulisnya di dalam kolom komentar Instagram akun @infia_fact.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close