Azerbaijan Serang Peluncur Roket di Armenia

Azerbaijan Serang Peluncur Roket di Armenia
Seorang tentara etnis Armenia menembakkan artileri selama pertempuran dengan pasukan Azerbaijan di wilayah Nagorno-Karabakh yang memisahkan diri, 29 September 2020. [Kementerian Pertahanan Armenia / via REUTERS]

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Pemerintah Azerbaijan mengklaim pasukan militernya telah menghancurkan peluncur roket di  Armenia terkait konflik Nagorno-Karabakh.

Azerbaijan mengatakan  peluncur roket itu digunakan untuk menembakkan roket ke sejumlah kota di negara itu.

Perang yang telah berlangsung selama dua pekan ini telah menewaskan ratusan orang baik militer maupun warga sipil.

Rusia, yang memediasi konflik ini, telah menghubungi menteri Pertahanan kedua negara untuk bisa mengendalikan diri.


“Militer Armenia mengonfirmasi posisi pasukan terkena serangan tapi membantah telah menembakkan roket ke Azerbaijan,” demikian Reuters yang dikutip Tempo, Rabu (14/10/2020).

Militer Armenia mengancam akan menerang target militer di dalam Azerbaijan.

Konfrontasi langsung antara Armenia dan Azerbaijan berpotensi menjadi tidak terkendali dan menghancurkan kedua negara.

Pemerintah Rusia menolak terlibat dalam konflik ini meskipun Armenia anggota dari kelompok pertahanan pimpinan Moskow. Alasannya, kesepakatan yang ada tidak mencakup wilayah Nagorno-Karabakh.

Perang Nagorno-Karabakh sempat berlangsung pada 1990 saat kelompok etnis Armenia mencoba memisahkan darii dari Azerbaijan. Saat ini, belum ada negara yang mengakui deklarasi kemerdekaan Nagorno-Karabakh.