Nasional

Awal Puasa Ramadhan 2018 Diprediksi Sama

PAMEKASAN, SENAYANPOST.com – Tim Ahli Hisab dan Rukyat Laboratorium Ilmu Falak IAIN Madura memprediksi mayoritas umat Islam di Indonesia, akan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1439 Hijriyah secara serentak.

Hal itu berdasar data hisab dari berbagai metode hasil observasi anjungan Gedung Baru IAIN Madura yang memprediksi ijtima‘ atau konjungsi (bulan mati) akan terjadi antara pukul 18:30 hingga 18:50 WIB pada Selasa Kliwon (15/5/2018) mendatang. Sementara posisi matahari akan terbenam di Pamekasan pada pukul 17:18 WIB.

“Dengan demikian, ijtima’ atau konjungsi baru akan terjadi setelah matahari terbenam. Otomatis pada saat itu, hilal belum berada di atas ufuk,” kata salah satu Tim Ahli Hisab dan Rukyat Laboratorium Ilmu Falak IAIN Madura Hosen kepada wartawan, Senin (30/4/2018).

Selain itu, pihaknya juga menjadwalkan akan melakukan rukyat al-hilal pada tanggal tersebut Sebagai upaya untuk memenuhi kewajiban dalam memastikan keberadaan hilal. “Insya’ Allah tahun ini mayoritas umat Islam di Indonesia akan memulai puasa secara serentak,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Badan Hisab dan Rukyat Pamekasan.

Sedangkan untuk momentum pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah juga diprediksi akan digelar serentak di seluruh Indonesia. “Untuk Idul Fitri insya’ Allah akan dirayakan bersama-sama pada Jumat Legi, 15 Juni 2018. Mengingat ijtima’ akhir Ramadan akan terjadi pada Kamis Kliwon, 14 Juni 2018 pukul 2:45 WIB,” jelasnya.

“Sementara untuk ketinggian hilal pada Kamis sore hari (14/6/2018) sudah mencapai angka 8 derajat, dalam artian sudah lebih dari batasan imkan al-rukyat,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Falakiyah PCNU Pamekasan.

Pelaksanaan puasa Ramadan 1439 Hijriyah diperkirakan akan digelar serentak beberapa hari kedepan, yakni Kamis (17/5/2018). (AF)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close