Lintas Daerah

Australia Bebaskan 13 Nelayan Sumenep yang Ditangkap

SUMENEP, SENAYANPOST.com – Sebanyak 13 nelayan asal Pulau/ Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep yang ditangkap di Australia dengan tuduhan melanggar zona segera dipulangkan.

Sesuai hasil koordinasi Pemerintah Kabupaten Sumenep, dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, pemulangan nelayan asal Sapeken dijadwalkan pada 12 Mei 2018. Mereka dipulangkan ke Denpasar Bali.

“Para nelayan Sapeken itu akan kita dijemput ke Denpasar, Bali. Saya sudah meminta Camat Sapeken untuk menjemput ke Bali. Jadwalnya hari ini dipulangkan,” terang Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Sabtu (12/5/2018).

Dari 13 nelayan yang ditangkap, untuk sementara yang dipulangkan 10 nelayan. Sedangkan 3 nelayan lainnya masih mengikuti proses persidangan.

“Untuk 10 nelayan itu, pemulangannya dilakukan dalam dua tahap. Lima nelayan dipulangkan hari ini, dan lima nelayan lainnya satu minggu berikutnya. Sedangkan 3 nelayan yang masih mengikuti proses persidangan, belum bisa diketahui jadwal kepulangannya,” papar Fauzi.

Penangkapan 13 nelayan Sapeken oleh Pemerintah Australia dilakukan pada tanggal 14 dan 17 April 2018. Para nelayan yang ditangkap menggunakan dua kapal. Di satu kapal ada 5 orang, dan di kapal lain 8 orang.

“Untuk kapal yang dinaiki nelayan, sesuai regulasi yang berlaku di Australia, dua kapal itu akan dihancurkan,” terangnya.

Dua kapal nelayan Indonesia ditangkap di perairan Australia. Dua kapal nelayan tersebut diawaki 13 orang.

Di dalam kapal, petugas Maritime Border Command (MBC) menemukan 100 kilogram ikan karang segar dan 50 kilogram ikan karang yang dibekukan sebagian. Dua kapal berikut 13 ABK nya dibawa ke Darwin untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh Otoritas Manajemen Perikanan Australia (AFMA). (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close