Opini

Atas Nama Demokrasi

Bila mendengar kata demokrasi, rasanya telinga kita sudah jenuh atau capek mendengarnya. Demokrasi lebih sering diucapkan oleh para elit dan birokrat kita, tapi miskin praktek.

Di alam demokrasi yang seperti itulah, kita kini berada. Orang-orang yang hidup dan berteriak atas nama demokrasi di negeri ini amat sangat banyak. Sejak Orde Baru bahkan orang-orang ini menggunakan demokrasi sebagai alat untuk memperkaya diri dan kelompoknya.

“Demokrasinya tukang copet. Dan mereka bukan sembarang tukang copet. Ini copet besar-besaran, sampai rakyat yang dicopet menjadi miskin, dan akan miskin secara abadi. Tapi, copetnya kaya raya.”

“Sudah sejak Orde Baru, mereka terlatih untuk tidak menggunakan rasa malu sebagai ukuran dalam hidup. Rasa malu mereka sudah dimatikan sejak saat itu.” (*)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close