Lintas Daerah

Atap Pendapa Parasamya Pemkab Bantul Ambrol

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Diduga rusak karena kelembaban tinggi, atap Pendapa Parasamya Pemkab Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu (14/8//2019) sekitar pukul 11.30 WIB ambrol. Bersamaan dengan runtuhnya atap sisi utara itu, ribuan kelelawar beterbangan.

Bupati Bantul, Suharsono meminta rehab dilakukan dengan bahan baku yang lebih baik sekaligus dilakukan pemeriksaan di bagian-bagian atap yang masih utuh.

Beruntungnya kejadian ini tidak memakan korban karena sedang tidak ada kegiatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Bantul Bobot Ariffin Aidin menuturkan ambrolnya atap sisi utara mengkagetkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang ada di sekitar lokasi kejadian.

“Dugaan awal, ambrolnya atap karena keroposnya kayu penyangga genteng. Terlebih lagi sisi dalam dijadikan sarang kelelawar yang kemungkinan sudah berlangsung belasan tahun,” jelasnya.

Penyebab keroposnya kayu ini sementara diduga diakibatkan dari kotoran kelelawar yang menumpuk. Ini dibuktikan dengan sesaat setelah ambruk, bau kotoran menyengat dan ribuan kelelawar berhamburan ke udara.

Dari catatan, pendopo ini mengalami rehat total pada 1994 silam atau 25 tahun lalu. Saat itu rehab dilakukan menyeluruh hingga bagian atap dengan menggunakan kayu dari Kalimantan.

Sebagai antisipasi, Pendapa Parasamya akan ditutup sementara waktu demi keamanan dan tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap ketiga sisi lainnya.

Bupati memastikan anggaran perbaikan akan disiapkan segera setelah tim pemeriksa memberikan laporan dan estimasi biaya perbaikan. Pada Juli lalu, Pemkab Bantul telah menyelesaikan pembangungan Pendapa Parasamya II senilai Rp45 miliar. (AS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close