Asteroid Raksasa Seukuran 2 Kali Monas Lewati Bumi 6 September

Asteroid Raksasa Seukuran 2 Kali Monas Lewati Bumi 6 September
Asteroid

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Asteroid raksasa 2010 FR berukuran lebih dari dua kali tinggi Monumen Nasional alias Monas telah melewati Bumi pada 6 September lalu. Asteroid berdiameter 270 meter itu masuk ke kategori Asteroid yang Berpotensi Berbahaya (Potentially Hazardous Asteroid).

Meski masuk kategori berbahaya, Asteroid berjarak sekitar 7,5 juta kilometer atau 19 kali jarak dari Bumi ke Bulan. Di mata manusia memang ukuran tersebut terdengar sangat jauh, namun jarak tersebut bisa disebut cukup dekat dari sudut pandang pengukuran ruang angkasa.

FR 2010 digolongkan sebagai asteroid kategori Apollo karena melintasi jalur orbit Bumi. Selain berukuran besar, asteroid juga bergerak sangat cepat dengan kecepatan 14 km per detik.

Asteroid tersebut dianggap "berpotensi berbahaya" karena meskipun sudah akan melintas jauh dari Bumi pada 6 September, asteroid dapat bertabrakan dengan Bumi pada suatu waktu di masa depan. 

Dilansir dari Slashgear, interaksi dengan Matahari atau planet lain dapat mengubah orbit dari Asteroid. Asteroid apa pun dengan jarak persimpangan orbit minimum 0,05 AU atau kurang dianggap berpotensi berbahaya.

Ilmuwan mengambil kesempatan untuk mempelajari asteroid saat melewati planet Bumi. Proyek Teleskop Virtual akan mengambil gambar dari batu luar angkasa.

Mengambil gambar asteroid yang masih sangat jauh dari Bumi merupakan hal yang sulit dilakukan. Gambar di bawah ini menunjukkan asteroid ketika jaraknya sekitar 7,8 juta kilometer dari Bumi.

Dilansir dari Express, cahaya Bulan membuat kondisi yang kurang ideal untuk memotret asteroid.

"Bulan Purnama tidak jauh di langit, jadi gambar diambil dalam kondisi yang kurang ideal: meskipun demikian, asteroid 2010 FR terlihat jelas," ujar Virtual Telescope Project dalam pernyataan.

NASA mengatakan Potentially Hazardous Asteroids (PHA) saat ini didefinisikan berdasarkan parameter yang mengukur potensi asteroid untuk melakukan pendekatan dekat ke Bumi.

"Secara khusus, semua asteroid dengan jarak persimpangan orbit (MOID) minimum 0,05 au atau kurang dianggap PHA," ujar NASA.

Asteroid 2010 FR  juga merupakan Objek Dekat Bumi (NEO). Asteroid ini  memberi NASA kesempatan sempurna untuk mempelajari sejarah tata surya.

"NEO adalah komet dan asteroid yang telah didorong oleh tarikan gravitasi planet terdekat ke dalam orbit yang memungkinkan mereka memasuki lingkungan Bumi," ujar NASA.