Nasional

Asrama IIQ Terbakar, Kemenag RI Sampaikan Bantuan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Asrama Institut Ilmu Alqur’an (IIQ) yang terletak di Sawangan, Bogor, Jawa Barat, mengalami kebakaran pada Jumat (12/10/2018) pukul 18.30 Wib. Kebakaran diduga berasal dari hubungan listrik arus pendek dari lantai bawah yang cepat merembet ke bagian gedung lainnya.

Beruntung sebanyak 220 mahasiswi yang berada di asrama tersebut langsung menyelamatkan diri ke luar asrama dan masjid, yang ada di sekitar asrama tersebut..

Sehingga tidak ada korban jiwa, namun seluruh mahasiswi yang tinggal di asrama IIQ tersebut kehilangan kebutuhan pokok sehari-hari. Seperti pakaian dan perlengkapan kuliah lainnya.

Asrama IIQ berikut Kampus IIQ yang terletak di Jl. Ir. H. Juanda, Ciputat, depan kampus UIN Syahid Jakarta, adalah didirikan oleh alm. Prof. KH Ibrahim Hosen, LML pada 1 April 1977.

Namun, api akhirnya bisa dipadamkan oleh 29 unit mobil pemadam kebakaran dari dari 14 unit mobil Damkar dari Dinas Pemadam Kota Tangsel, 11 unit bantuan dari Depok dan 4 unit dari DKI Jakarta.

Untuk itu Menteri Agama RI langsung meninjau ke lokasi pada Sabtu (13/10) siang. Sekaligus memberikan bantuan untuk kebutuhan para mahasiswi sampai asrama itu dibangun kembali.

Atas nama tim gabungan IIQ dan Kemenag RI terkait tanggap darurat musibah kebakaran asrama Pesantren Takhassus IIQ, Kemanag RI menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sumbangan dari para donatur sejak hari kejadian.

“Baik berupa uang, pakaian, mukena, makanan, minuman, dan lainnya, semoga Allah Swt membalas dengan pahala yang setimpal, amin,” demikian Kordinator Tim Kemenag RI Oman Fathurahman yang didampingi Abdul Rosyid dari IIQ, Sabtu (13/10) malam.

Karena itu kata Oman, mulai hari Sabtu (13/10/2018) pukul 20.00 WIB, jenis bantuan berupa pakaian, mukena, dan jilbab sudah dianggap memadai (kecuali pakaian dalam dan pembalut wanita). Sehingga jenis bantuan yang lebih dibutuhkan adalah berupa uang, sembako dan makanan mentah.

Dengan demikian kata Oman, mulai hari Senin (15/10/18), semua mahasantri (mahasiswa santri) terdampak musibah akan dipindahkan dan difasilitasi untuk tinggal di 2 (dua) lokasi, yakni: 1) ruang-ruang di dalam Pesantren yang akan dimodifikasi, serta 2) di perumahan Villa Inti Persada Pamulang, dekat Pesantren.

Di Villa Inti Persada Pamulang, tersedia 7 rumah, masing-masing bisa menampung 10 orang (total 70 org); sisanya difasilitasi di asrama-asrama di dalam Pesantren.

Selain itu ada bantuan dari Kepala Kantor Kemenag Tangsel H. Abdul Rojak MA untuk pembangunan asrama IIQ yang lansgung diserahkan kepada Wakil Rektor IIQ Hj. Ema Faujiah.

Khusus mahasiswi dari Jawa Timur sebanyak 14 orang mendapat bantuan dari mahasiswa Jawa Timur di Jakarta atau JMQ (Jam’iyyah Mudarasah al-Quran) berupa uang dan lain-lain untuk meringankan musibah kebakaran tersebut. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close