ART di Bogor Simpan Janinnya 3 Hari di Lemari Lalu Dibuang

ART di Bogor Simpan Janinnya 3 Hari di Lemari Lalu Dibuang
Wanita di Bogor tegas aborsi dan buang janinnya sendiri (Foto/Istimewa)

BOGOR, SENAYANPOST.com - Aksi sadis dilakukan Asisten rumah tangga (ART) di Bogor ini. ART berinisial ES itu nekat mengaborsi dan membuang janinnya sendiri ke tengah jalan di Kelurahan Ciparigi, Kota Bogor pada Rabu (11/11/2020) lalu.

ES kepada polisi mengaku melakukan aksinya karena pacar sekaligus ayah dari janinnya itu pergi meninggalkannya.

"Hasil pemeriksaan sementara, tersangka ini hamil dari hasil hubungan gelapnya dengan pacarnya. Kemudian dia (ES) takut kalau hubungannya diketahui orang, kemudian melakukan aborsi di kamar mandi dan membuang janinnya," kata Kapolsek Bogor Utara, Kompol Ilot Juanda, Kamis (12/11/2020).

Disebutkan usia kandungan tersangka saat itu tujuh bulan.

Ilot menjelaskan, janin di kandungan ES dikeluarkan pada Sabtu (7/11/2020) pagi di kamar mandi kontrakannya di Ciparigi, Kota Bogor. Usai dibersihkan, ES juga sempat menyimpan janinya tersebut di dalam lemari pakaiannya selama 3 hari.

"Kemudian pada Selasa tanggal 10 November 2020 ES membuang Janin bayi tersebut dan ditemukan oleh warga keesokan harinya (Kamis, 11/11/2020).

Polisi yang melakukan penyelidikan pasca temuan jasad janin bayi tersebut, kemudian menangkap pelaku pada Kamis (12/11/2020) siang.

"Tersangka seorang perempuan berinisial ES usia 33 tahun (sebelumnya ditulis 30 tahun). Sehari-hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga," kata Ilot.

"Berdasarkan pengakuan tersangka dan rekaman cctv, tersangka melakukan akainya sendiri," tambahnya.

Polisi menangkap pelaku aborsi sekaligus pembuang janin yang ditemukan warga di Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada Rabu (11/11/2020). Pelaku merupakan perempuan berinisial ES (30), yang juga ibu dari janin dibuangnya ke tengah jalan.

"Terungkap pelaku pembuang janin yang ditemukan kemarin pagi di Kelurahan Ciparigi. Pelaku seorang perempuan berinisial ES usia 30 tahun dan sudah kita amankan. Dia pelaku pembuang bayi, juga pelaku aborsi," kata Kapolsek Bogor Utara, Kompol Ilot Juanda, Kamis (12/11/2020).

Ilot menjelaskan, pelaku ditangkap setelah pihaknya melakukan penyelidikan pasca adanya temuan janin bayi terbungkus plastik dan dimasukkan ke dalam kardus mie rebus, di Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada Rabu (11/11/2020) pagi.

"Berawal dari adanya informasi temuan jasad janin di Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara kemarin pagi, kami kemudian melakukan penyelidikan, meminta keterangan saksi, memeriksa cctv di sekitar lokasi. Kemudian pada rekaman cctv itu terlihat pelaku melakukan aksinya," beber Ilot.

"Pelaku ternyata dikenal warga, sehari-hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Kemudian kita amankan dia di kontrakannya. Kita periksa dan pelaku mengakui perbuatannya," pungkasny.