Politik

Arinal-Nunik Unggul di Pilgub Lampung, Massa Tiga Paslon: Proses Dugaan Politik Uang

LAMPUNG, SENAYANPOST.com – Pasca hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei yang menyatakan Paslon gubernur-wakil gubernur Lampung nomor urut 3, Arinal Djunaidi-Chusnunia Halim, unggul di Pilgub Lampung 2018, tiga kelompok massa pendukung Cagub Lampung mendatangi kantor Bawaslu Lampung di Jalan Pulau Morotai, Bandarlampung, Kamis (28/6/2018).

Massa yang merupakan pendukung paslon M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri, Herman HN-Sutono, dan Mustafa-Ahmad Jajuli itu menuntut dugaan praktik politik uang (money politic) dalam Pilgub Lampung 2018 diusut tuntas. Mereka menggelar longmars sekitar 50 meter dari arah Hotel Asoka menuju kantor Bawaslu Lampung.

“Batalkan Arinal-Nunik karena sudah melakukan banyak pelanggaran dan bagi-bagi uang secara TSM (terstruktur, sistematis, dan masif). Bawaslu tegas usut politik uang di pilgub,” kata Rakhmad Husein, pendukung pasangan Herman HN-Sutono, yang juga menjadi orator dalam unjuk rasa tersebut.

Massa yang datang ke Bawaslu disambut Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriah (Khoir). Ia menyatakan pihaknya akan memproses semua laporan dan temuan dugaan politik uang.

“Terkait laporan dugaan politik paslon nomor 3 sedang kami proses. Ada waktu tiga hari pelapor untuk melengkapi berkas. Kami memiliki waktu 14 hari untuk melakukan penanganan,” ujarnya.

Setelah unjuk rasa di kantor Bawaslu, massa pendukung tiga calon gubernur Lampung yang dikawal ketat aparat keamanan TNI dan Polri bergerak menuju Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Lampung.

Seperti diketahui, hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei menyatakan pasangan calon gubernur-wakil gubernur Lampung nomor urut 3, Arinal Djunaidi-Chusnunia Halim, mengungguli 3 pasangan calon lainnya di Plgub Lampung 2018.

Total suara sementara hitung cepat lembaga survei Charta Politika mencapai 100% dengan rincian perolehan Nomor Urut 1 Ridho Ficardo-Bachtiar Basri 24,47%, Nomor Urut 2 Herman HN-Sutono 27,6%, Nomor Urut 3 Arinal Djunaidi-Chusnunia Halim 36,75% dan Nomor Urut 4 Mustafa-Ahmad Jajuli 11,18%.

Survei yang dilakukan Rakata Institute dalam pemilihan Gubernur Lampung terakhir pada 12-17 Juni 2018 perolehan elektabilitas Arinal–Nunik 33,30 persen, Herman HN – Sutono 31,30 persen, Ridho–Bachtiar 22,30 persen, dan Mustafa–Ahmad Jajuli 10,50 persen. Margin of error sebesar 3,10 persen. Hasil tersebut tak berbeda dengan quick count yang memenangkan Arinal–Nunik dengan perolehan 34,80 persen.

Sedangkan, Lembaga Survei Cyrus Network (CN) menyatakan pasangan calon Arinal Djunaidi-Chusnunia memenangi Pemilihan Gubernur Lampung 2018 dengan memperoleh 39% suara. Hasil resmi Pemilihan Gubernur Lampung masih harus menunggu penghitungan KPU Lampung yang dijadwalkan 9 Juli 2018.

“Tidak mungkin bergeser lagi, Arinal-Nunik meraih 39 persen. Unggul dari pesaing lainnya,” kata Direktur CN Hasan Nasbi, pada konferensi pers di Hotel Novotel, Bandarlampung, Rabu (27/6/2018).

Dengan demikian, menurut dia, berdasarkan hitung cepat dapat dipastikan Arinal-Nunik bakal terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung periode 2019-2024.

“Lampung punya Gubernur baru,” terangnya. (AF)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close