Tak Berkategori

Aplikasi untuk Lacak Corona Kini Sudah Tersedia

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pemerintah beberapa waktu lalu mengumumkan akan menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melacak riwayat pasien positif corona. Setelah masa pengembangan, aplikasi tersebut kini telah bisa diunduh oleh pengguna ponsel Android.

Aplikasi ini bisa diunduh lewat Google Play Store. Tapi karena masih dalam tahap pengembangan, aplikasi ini baru tersedia dalam versi early access dan link untuk mengunduhnya bisa didapat di situs pedulilindungi.id.

Setelah masuk dalam situs tersebut, klik ikon Play Store yang ada di halaman depan. Kalian akan langsung diarahkan ke halaman Play Store PeduliLindungi untuk download dan instal aplikasi tersebut.

Dikutip dari situs PeduliLindungi, Minggu (29/3/2020) PeduliLindungi dideskripsikan sebagai aplikasi yang dikembangkan untuk menghentikan penyebaran COVID-19. Aplikasi ini tidak hanya melindungi pasien positif, PDP dan ODP tapi juga masyarakat sekitar.

Aplikasi ini mengandalkan partisipasi masyarakat untuk membagikan data lokasinya saat bepergian agar penelusuran riwayat kontak dengan pasien positif virus corona bisa dilakukan.

Cara kerja aplikasi PeduliLindungi memanfaatkan koneksi Bluetooth, mirip dengan aplikasi TraceTogether yang digunakan pemerintah Singapura.

Ketika ada perangkat lain dalam radius jangkauan Bluetooth yang terdaftar di PeduliLindungi, akan terjadi pertukaran ID anonim yang akan direkam oleh perangkat masing-masing.

Aplikasi yang dikembangkan Kominfo dan Kementerian BUMN ini kemudian mengidentifikasi orang-orang yang pernah melakukan kontak jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif COVID-19 atau PDP dan ODP. Adapun riwayat pergerakan pasien positif yang dianalisis itu 14 hari ke belakang sejak dinyatakan telah terjangkit virus tersebut.

Dalam situsnya, PeduliLindungi menjamin kerahasiaan data pribadi milik pengguna. Data akan dienkripsi dan tidak akan dibagikan kepada orang lain. Data ini juga hanya akan diakses bila pengguna berada dalam risiko terinfeksi virus corona dan harus dihubungi petugas kesehatan.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close