Terorisme

Antisipasi Teroris, Jambi Petakan dan Pantau Potensi Paham Radikalisme

JAMBI, SENAYANPOST.com – Untuk mengantisipasi kembali ada warga yang menjadi teroris, Provinsi Jambi melakukan pemetaan dan terus memantau terhadap potensi paham radikalisme yang diduga sudah masuk ke beberapa kabupaten di daerah ini.

“Kesbangpol Jambi sedang melakukan pemantauan, pemetaan dan terus melakukan pengawasan terhadap sekelompok orang yang terpapar paham radikalisme di beberapa kabupaten dalam Provinsi Jambi,” ujar Kabid Penanganan Konflik Kesbangpol Provinsi Jambi, Sigit Eko Yuwono, di Jambi, Sabtu (8/2/2020).

Ia mengatakan, langkah yang dilakukan pihaknya dengan melakukan sosialisasi pencegahan terhadap paham radikalisme di kalangan generasi muda di Jambi. Hal itu dilakukan karena sudah terbukti di beberapa kabupaten dalam Provinsi Jambi ada beberapa kelompok yang sudah terpapar paham radikalisme.

“Buktinya dari beberapa kejadian terakhir dalam beberapa waktu lalu yang ditangani Densus 88 bahwa di Jambi sudah ada jaringannya, dan terakhir seorang terduga teroris ditembak mati di Riau dan pelakunya adalah warga Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi,” katanya.

Untuk kasus terduga teroris yang ditembak mati oleh tim Densus 88 di Riau pada Kamis (6/2/2020), Tim Dokkes Polres Tebo pada Jumat (7/2/2020) sekitar pukul 18:00 WIB, mengambil sample DNA terhadap Rafikoh (22) maupun Adzrirl (7 bulan) yang merupakan istri dan anak kandung pelaku terduga teroris WF.

Pengambilan sample DNA berupa air liur istri dan anak WF untuk mencocokkan ciri-ciri fisik terduga teroris dengan keluarganya, yang mana pengambilan sample DNA ini dilakukan di rumah kediaman Nasrun warga Desa Teluk Pandan Rambahan yang merupakan keluarga terduga teroris.

Pengambilan sample DNA tersebut langsung disaksikan oleh Kapolsek Tebo Ulu Iptu Iswahyudi, Kades Teluk Pandan Rambahan Razali, pihak kecamatan, keluarga terduga teroris dan warga sekitar.

Meski demikian, sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait hasil DNA tersebut, air liur diambil untuk mencocokkan apakah istri dan anak ini benar keluarga terduga teroris. (WS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close