Metropolitan

Anies Ingatkan Warga Jangan Anggap Jakarta Sudah Aman dari Covid-19

JAKARTA, SENAYANPOST.com –  Masyarakat diminta tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan di saat perkantoran dan pertokoan mulai buka Senin (8/6/2020) hari ini. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan Jakarta belum sepenuhnya bebas dari Covid-19.

Anies menuturkan, mulai hari ini beberapa sektor ekonomi sudah mulai diizinkan untuk melakukan kegiatan. Sejumlah sektor ekonomi tersebut mencakup perkantoran, pertokoan, perindustrian, dan pergudangan.

Anies menegaskan, Jakarta masih dalam situasi wabah Covid-19. Seluruh wilayah, kata dia, masih berpotensi terjadi penularan, bukan hanya di beberapa RW yang masih dalam zona merah.

“Karena itu, jangan menganggap bahwa Jakarta sudah aman. Potensi penularan itu masih ada. Bila kita tidak disiplin, bila tidak menaati protokol kesehatan, maka bisa dengan mudah dan bisa dengan cepat kondisi seperti bulan Maret dan April berulang di Jakarta,” kata Anies, dikutip dari akun Instagram resminya, Senin (8/6/2020).

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini menekankan, Pemprov DKI Jakarta tidak ingin situasi yang saat ini mulai terkendali kembali seperti sebelumnya ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan sangat ketat. Jakarta saat ini telah memasuki masa transisi untuk menuju kondisi aman, sehat, dan produktif.

“Pesan saya untuk semua, usahakan untuk tetap berada di rumah. Bila memang harus pergi, maka hanya yang sehat yang berpergian. Dan bila terpaksa harus ke luar rumah, maka selalu gunakan masker di manapun, kapanpun,” ujarnya.

Anies juga berpesan agar seluruh masyarakat tetap menjaga jarak aman dan selalu menjauhi kerumunan. Kepada semua pengelola tempat kegiatan, dia meminta agar mereka menaati prinsip 50 persen kapasitas.

“Jangan pernah melonggarkan. Setiap pelonggaran, punya risiko penularan yang terlalu besar,” ucapnya.

Anies juga mengimbau kepada seluruh warga Jakarta untuk saling membantu untuk mengawasi dan mengingatkan. Menaati protokol kesehatan bukan sekadar soal melanggar atau tidak melanggar aturan, juga bukan terkait denda, namun keselamatan seluruh warga.

Dia menekankan, bila ada yang melanggar, harus diingatkan. Jangan sampai terjadi pembiaran karena bisa merugikan semua. Tujuan utama di masa transisi ini yaitu masyarakat yang sehat, aman dan produktif. Saat ini, tujuan tersebut belum tercapai.

“Karena itu, mari kita semua, ambil sikap bertanggung jawab. Mari disiplin, taati prinsip-prinsip hidup sehat dan aman, apalagi dalam kondisi wabah seperti sekarang ini. Semoga Allah SWT, merahmati Kota Jakarta, dan melindungi kita semua,” tuturnya.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close