Hukum

Aniaya Polisi dengan Botol Miras, Warga Bekasi Dibekuk

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Brigadir Kepala Aris Triyogo, menjadi korban penganiayaan pengunjung kafe NAV di Bekasi Barat, Minggu (12/8) lalu. Bripka Aris disebut dipukul dengan botol minuman keras oleh seorang pria mabuk bernama Sukirman Rahwarin.

Menurut Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto, Sukirman sebenarnya menyerang kelompok lain di tempat tersebut dalam keadaan mabuk. Bripka Aris disebut hendak melerai mereka, namun malah jadi korban pemukulan.

“Kronologis kejadian, awalnya di kafe tersebut ada keributan kelompok, selanjutnya saksi, kasir hubungi korban anggota polisi. Korban masuk, belum melerai, tapi dikeroyok,” jelas Indarto saat ditemui di Polda Metro Jaya pada Senin (13/8).

Dua kelompok yang sedang bertikai itu dilaporkan sama-sama mabuk. Kebetulan, Bripka Aris juga berpakaian preman dan dikira satu kelompok dengan lawan Sukirman sehingga dia dipukul botol miras.

Sementara itu, Sukirman sendiri ditangkap di kediamannya di Jatiwaringin, tanpa perlawanan, Senin (13/8) pagi. Pelaku dibekuk berdasarkan bukti CCTV dan foto yang diambil sendiri oleh korban sebelum terjatuh.

Sayangnya, hingga saat ini polisi masih belum mengetahui alasan kedua kelompok tersebut berseteru.

Sukirwan Rahwarin akan dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayan dan saat ini masih diperiksa intensif di Polres Metro Bekasi Kota.

Sementara, Bripka Aris saat ini harus dirawat di RSUD Bekasi untuk menjalani observasi dokter. Dia menderita 18 jahitan di dua titik di belakang telinga kanannya. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close