Internasional

Anggota DPR Taiwan Baku Hantam Saat Rapat Parlemen

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taiwan terlibat baku hantam di gedung parlemen pada Selasa 14 Juli 2020. Perkelahian ini dipicu pencalonan kepala pengawas pemerintah.

Kejadian ini merupakan yang kedua kalinya konfrontasi fisik meletus atas masalah ini dalam beberapa minggu. Anggota oposisi Kuomintang (KMT) bentrok dengan legislator dari Partai Progresif Demokratik (DPP) yang menguasai. Keributan terjadi ketika politikus KMT berusaha menghalangi calon Chen Chu memasuki kamar parlemen utama.

Seorang anggota parlemen KMT dibawa ke rumah sakit setelah lengannya terluka terkena pecahan kaca yang hancur selama perkelahian. Sementara beberapa anggota parlemen lainnya dari kedua belah pihak menderita luka ringan.

Parlemen Taiwan terkenal karena perkelahian massal di antara anggotanya dan telah sering menjadi lokasi protes. Perkelahian pecah mengenai kebijakan reformasi dan pemotongan pensiun ketika Presiden Tsai Ing-wen pertama kali menjabat empat tahun lalu, tetapi konfrontasi seperti itu menjadi jarang.

Chen, 70, telah dicalonkan menjadi Ketua Control Yuan, sebuah agen investigasi yang memantau cabang-cabang pemerintah lainnya. KMT menentang pengangkatannya, yang membutuhkan persetujuan dari parlemen yang didominasi DPP.

“Dari 27 calon anggota Control Yuan, 24 memiliki hubungan dekat dengan DPP,” kata KMT dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP, Selasa 14 Juli 2020.

“Kami menolak daftar calon korup. Kami menuntut penarikan daftar itu,” kata ketua KMT Johnny Chiang kepada para pendukung yang berkumpul di luar parlemen.

Chen adalah penasihat hak asasi manusia yang sudah lama dan dipenjara selama enam tahun ketika Taiwan dikuasai kediktatoran di bawah pemerintahan KMT. Dia mengatakan akan keluar dari DPP setelah pencalonannya disetujui untuk mempertahankan posisi yang tidak memihak.

“Sangat disesalkan bahwa saya tidak memiliki kesempatan untuk memberi pengarahan kepada semua orang di parlemen hari ini,” kata Chen dalam pesan yang diposting di halaman Facebook-nya setelah kekacauan.

“Saya memiliki kepercayaan 100 persen pada cita-cita dan kepolosan saya. Tetapi partai oposisi secara sepihak dan tanpa henti mencoreng nama saya dengan tuduhan sambil menggunakan metode yang tidak rasional untuk mencegah saya naik podium,” pungkas Chen.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close