Anggota DPR: Jokowi Tidak Bisa Dilengserkan dengan "Mosi Tidak Percaya'

Anggota DPR: Jokowi Tidak Bisa Dilengserkan dengan "Mosi Tidak Percaya'
TB Hasanuddin

JAKARTA, SENAYANPOST.com -  Jargon kalimat 'Mosi Tidak Percaya' yang diserukan pengunjuk rasa dalam aksi menolak UU Cipta Kerja dinilai tidak tepat.

"Ini seperti ungkapan Jaka Sembung Naik Ojek, Enggak Nyambung Jek," kata Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin,  Kamis (15/10/2020).

Ia menambahkan, mosi tidak percaya ini berlaku di negara dengan sistem pemerintahan parlementer. Sedangkan Indonesia menganut sistem presidensial bukan parlementer.

Dia pun menegaskan, kalimat mosi tidak percaya yang didengungkan demonstran juga tidak dapat melengserkan Presiden Joko Widodo.

Sebab, terang Hasanuddin, sistem presidensial memiliki mekanisme berbeda dari sistem parlementer untuk melengserkan kepala pemerintahan.

"Tidak mudah menurunkan presiden pilihan rakyat. Proses pemakzulan presiden cukup sulit. Jadi kita kita tidak kenal sistem parlementer," katanya. (Jo)