Politik

Andi Arief Mengaku Info Mahar Rp500 M ke PAN-PKS dari Fadli Zon dkk

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Andi Arief mengungkap bahwa ada gelontoran uang mahar Rp500 miliar dari Sandiaga Uno ke PAN-PKS. Mahar itu untuk syarat pencawapresan dirinya dengan Prabowo Subianto. Andi mengaku mendapat informasi itu dari elite Gerindra Fadli Zon hingga Fuad Bawazier.

“Mahar Rp500 M ke PAN dan Rp500 M ke PKS itu adalah keterangan resmi dari tim kecil Partai Gerindra yaitu Fadli Zon, Prasetyo, Sufmi Dasco dan Fuad Bawazier saat pertemuan tanggal 7 Agustus sore,” kata Andi dalam keterangannya, Jumat (10/8).

Andi mengatakan, saat itu tim kecil PD meminta penjelasan kepada Gerindra soal munculnya nama Sandiaga sebagai cawapres.

“Saat itu tim kecil Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, Syarief Hasan dan Amir Syamsudin meminta penjelasan pada Gerindra mengapa nama Sandi Uno yang selama 28 hari sebelumnya tidak dibicarakan sebelumnya sebagai cawapres Prabowo mengapa tiba-tiba muncul dan secara sepihak diputuskan akan dideklaraaikan tanggal 9 Agustus sore,” papar Andi.

“Menurut tim kecil Gerindra bahwa pertimbangan menunjuk Sandi Uno karena ia yang dinilai mampu membayar mahar kepada PAN dan PKS sebagai kompensasi atas mengalahnya PAN dan PKS untuk tidak menjadi wakil Pak Prabowo,” imbuhnya.

Jadi, lanjutnya, bukan semestinya PD yang meminta maaf. Andi menambahkan bahwa Gerindra dan Sandiaga harus menjelaskan secara langsung kepada koalisi soal ada tidaknya mahar tersebut.

“Bukan Partai Demokrat atau saya yang harus meminta maaf pada PAN dan PKS, tetapi justru sebelum koalisi Gerindra, Demokrat dan PAN ini akan berjalan memenangkan Prabowo-Sandi, maka persoalan soal mahar ini semua anggota koalisi harus mendapat penjelasan dari Gerindra dan Sandi Uno sendiri, benar atau tidak itu harus ada penjelasan,” ujarnya. (MU)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close