Kriminal

Anak Ancam Bunuh Jokowi, Polisi: Proses Jalan Terus

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, mengungkapkan, pihaknya terus memproses kasus pengancaman pembunuhan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dilakukan pelajar berinisial S alias Roy (16).

Saat ini, Roy masih dalam pengawasan polisi dan dititipkan di Panti Sosial Marsudi Putra Handayani (PSMPH), Cipayung, Jakarta Timur.

“R bukan berstatus tersangka. Dalam UU Sistem Peradilan Anak, anak disebut pelaku atau anak yang berkonflik dengan hukum. Bukan disebut tersangka,” kata Argo, Minggu (27/5/2018).

Argo menuturkan, penentuan status itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Dalam Pasal 1 disebutkan, anak yang berhadapan dengan hukum adalah anak yang berkonflik dengan hukum, anak yang menjadi korban tindak pidana, dan anak yang menjadi saksi tindak pidana.

Menurutnya, perlakuan kepada tersangka atau orang dewasa dan anak yang berkonflik dengan hukum memiliki perbedaan. Misalnya, diversi yakni pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana.

“Kalau orang dewasa tersangka tetapi dalam UU perlindungan anak disebut anak sebagai pelaku. Perlakuan juga berbeda untuk hukuman anak,” tutur Argo.

Dalam Undang-Undang, peradilan anak memiliki keistimewaan, di antaranya penyidik adalah penyidik anak, penuntut umum adalah penuntut umum anak, hakim adalah hakim anak, hakim banding adalah hakim banding anak, serta hakim kasasi adalah hakim kasasi anak. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close