Liga Inggris

Alibi Aneh Juergen Klopp: Mulai Dari Kaki Kedinginan hingga Covid-19

Alibi Aneh Juergen Klopp: Mulai Dari Kaki Kedinginan hingga Covid-19
Juergen Klopp | The Liverpool Offside

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Pelatih Juergen Klopp menjadi sorotan seusai Liverpool dibantai Manchester City 1-4 pada pekan ke-23 Liga Primer Inggris 2020/2021 di Stadion Anfield, Ahad  (7/2/2021) malam WIB. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu melontarkan alasan yang terkesan mengada-ada terkait penyebab kekalahan timnya.

Sepanjang Liga Primer musim ini, Liverpool sudah menelan lima kekalahan. Tiga dari lima kekalahan itu terjadi di kandang sendiri, Stadion Anfield. Berbagai alasan dilontarkan Klopp menanggapi hasil negatif The Reds.

Salah satu yang bikin geleng-geleng kepala adalah pembelaan terhadap Alisson Becker. Kiper berkebangsaan Brasil itu melakukan dua kesalahan fatal pada laga kontra Man City. Klopp berdalih kaki kiper andalannya itu kedinginan sehingga melakukan blunder.

“Di gol kedua, dia salah menendang bola. Tidak ada alasan pasti, mungkin kakinya kedinginan. Terdengar lucu, tetapi mungkin saja demikian,” tutur Klopp selepas pertandingan, dikutip dari Daily Mail, Selasa (9/2/2021).

Bukan itu saja alibi Klopp yang terdengar aneh. Klopp juga belum lama ini mengomentari laju kencang Man City. Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari jeda selama dua pekan yang diperoleh The Citizens gara-gara penularan wabah Covid-19 di internal klub.

“Saya pikir Man City punya jeda dua pekan gara-gara Covid-19,” tukas Jurgen Klopp menjelang pertandingan tersebut.

Sekadar informasi, markas latihan Man City pernah ditutup selama beberapa hari gara-gara wabah Covid-19. Laga kontra Everton pada 28 Desember 2020 pun dibatalkan. Pembatalan laga itu dianggap Klopp sebagai sebuah keuntungan karena di sisi lain Liverpool dihantam jadwal padat.

Daftar keluhan Jurgen Klopp semakin panjang. Jelang laga Liga Primer 2020/2021 pada 17 Januari silam kontra Man United, pria berkacamata itu pernah mengeluhkan banyaknya penalti yang dihadiahkan wasit kepada Manchester United.

Sementara itu, pada pekan-pekan awal liga musim ini, Klopp pernah menuding pemegang hak siar kompetisi ikut campur menentukan jadwal tanding yang menyebabkan Mohamed Salah dkk tidak mendapat waktu istirahat cukup yang berimbas pada banyaknya pemain cedera.

Manajer lawan pun tak luput dari serangan pelatih asal Jerman itu. Dia kesal kepada juru taktik Sheffield United, Chris Wilder, yang menentang aturan lima pergantian pemain. Menurut Wilder, hal itu menguntungkan klub-klub besar dan menuduh Klopp egois. Tapi, dia malah balik menuding Wilder egois karena menentang aturan yang berlaku di liga-liga lain.