Hukum

Alfian Tanjung Dieksekusi ke Lapas Sidoarjo

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Alfian Tanjung hari ini dieksekusi dari rumah tahanan (rutan) di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok ke Lapas Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Proses eksekusi sebagai pelaksanaan atas putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak kasasi Alfian.

“Eksekusi terhadap terdakwa Alfian Tanjung dilaksanakan dengan cara memindahkan penahanan terdakwa dari Rutan Mako Brimob ke Lapas di Porong, Sidoarjo untuk menjalani pidana penjara,” kata Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Jan Maringka kepada wartawan, Senin (11/6/2018).

Dia mengatakan, jaksa eksekutor telah berkoordinasi dengan pihak Mako Brimob terkait eksekusi tersebut. Alfian dibawa dari dari Rutan Mako Brimob pukul 03.00 WIB, untuk dibawa ke Surabaya menggunakan pesawat komersil.

“Pukul 05.15 WIB dengan pesawat Lion menuju Surabaya. Diperkirakan sekitar jam 06.30 WIB landing di Bandara Juanda Surabaya,” jelasnya.

Eksekusi itu terkait putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 1167/Pid.sus/2018 tanggal 7 Juni 2018 yang menolak kasasi Alfian atas putusan hukuman 2 tahun penjara terkait kasus ujaran kebencian. Kasus ini bermula saat ceramah Alfian di Masjid Mujahidin, Tanjung Perak, Surabaya, yang tersebar melalui media sosial YouTube. Kemudian, pada 26 Februari 2017, seorang warga Surabaya bernama Sujatmiko melaporkan isi ceramah Alfian di YouTube itu dinilai mengandung ujaran kebencian.

Dalam video itu, ia menyebut di antaranya, Jokowi adalah PKI, China PKI, Ahok harus dipenggal kepalanya, dan Kapolda Metro Jaya diindikasikan PKI.

Kasus pun bergulir ke pengadilan. Akhirnya, Alfian dinyatakan bersalah melanggar Pasal 16 jo Pasal 4 huruf b butir 2 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Ras dan Etnis.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close