Politik

Alasan Manokwari Jadi Daerah Paling Rawan di Pilkada 2020

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) meluncurkan indeks kerawanan pemilu (IKP) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Manokwari, Papua Barat menjadi kabupaten paling rawan.

Wilayah Manokwari menjadi kabupaten dengan indeks kerawanan tertinggi dengan skor 80,89. Disusul Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (78,01), Kota Makassar, Sulawesi Selatan (74,94), Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (74,94) dan Kabupaten Korawaringin Timur, Kalimantan Tengah 72,48.

“Manokwari rawan karena basis pengalaman pilkada masa lalu. Kami lihat dari empat dimensi paling tinggi,” kata anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin dalam peluncuran IKP Pilkada 2020, Selasa, 25 Februari 2020.

Keempat dimensi tersebut ialah konteks sosial dan politik, pemilu yang bebas dan adil, kontestasi, dan partisipasi.

Anggota Bawaslu lainnya Rahmat Bagja mengungkapkan, wilayah Papua mendapat perhatian khusus di Pilkada 2020. Ia berharap kerja sama berbagai pihak seperti KPU dan kepolisian.

“Karena geografi yang sulit dicapai dan juga permasalahan potensi untuk horizontal antara masyarakat dan para pendukung,” Rahmat menyebutkan alasan Manokwari rawan.

Untuk wilayah provinsi, Sulawesi Utara paling rawan dengan skor 86,42. Disusul dengan Sulawesi Tengah (81,05), Sumatera Barat (80,86), Jambi (73,69), dan Bengkulu (72,08).

Data tersebut menyebutkan dimensi kerawanan pada tingkat kota/kabupaten berada pada level rawan sedang dengan skor 51,65. Sementara skor untuk pilkada provinsi masuk dalam kategori rawan sedang dengan skor 73,8.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close