Politik

Al Washliyah Dukung Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019

MEDAN, SENAYANPOST.com – SALAH satu organisasi Islam terbesar di Sumatra Utara, Al Jam’iyatul Washliyah, telah memutuskan pilihannya atas pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang akan mereka dukung dalam kontestasi Pemilihan Umum pada 17 April 2019 mendatang.

Melalui Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) II yang digelar pada Rabu (5/12/2018), di Medan, Al Washliyah Sumut secara bulat sepakat mendukung pasangan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin dalam Pemilu 2019.

“Kami, Pimpinan Wilayah Al Jam’iyatul Washliyah Sumatra Utara bersama dengan 27 pengurus DPD se-Sumut menyatakan sikap mendukung dan akan ikut memenangkan pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019,” ungkap Ketua Siasah Syariah PW Al Jamiyatul Washliyah Sumut, Indra Alamsyah, seusai Rakorwil.

Menurut dia, dukungan tersebut menjadi satu dari tiga kesepakatan yang dihasilkan dalam Rakorwil. Yang mana poin pertama dari kesepakatan tersebut ialah kesiapan untuk melaksanakan dan menyukseskan Pemilu 2019 secara damai.

Adapun kedua adalah siap mendukung pasangan Capres-Cawapres bernomor nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Selanjutnya, mereka sepakat merekomendasikan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah melaksanakan Rakernas untuk memutuskan dukungan secara nasional terhadap pasangan Jokowi-Amin.

Indra menegaskan bahwa kesepakatan-kesepakatan tersebut dihasilkan melalui forum pengambilan keputusan yang sudah diatur dalam ketentuan organisasi. Yakni Bab X Pasal 14 ayat 3 Anggaran Dasar organisasi dan Pasal 80 ayat 2 Anggaran Rumah Tangga organisasi.

Dia menjelaskan, dukungan terhadap Jokowi-Amin diberikan karena mereka meyakini pasangan Capres-Cawapres tersebut memiliki keberpihakan terhadap Islam. Selain itu, keduanya juga diyakini akan mempu menyelesaikan persoalan-persoalan keumatan.

Kendati demikian, Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Sumut, Zulham Efendi Siregar, mengatakan, pihaknya belum memutuskan dukungan mereka kepada pasangan Jokowi-Amin.

Dalam konstitusi organisasi, GPA bersifat independen, tidak berpihak, serta tidak berafiliasi dengan partai politik. GPA fokus melaksanakan dakwah, pengembangan pendidikan, memperbanyak amal serta melaksanakan pemberdayaan ekonomi umat.

Selain itu, secara hierarki organisasi, GPA Sumut juga belum menerima arahan resmi dari pengurus pusat terkait dengan perhelatan Pemilu 2019.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close