Saham

Akhir Pekan, IHSG Berada di Zona Hijau

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berada ke zona hijau pada perdagangan hari Jumat (27/7/2018). IHSG menanjak +0,72 persen (+43 poin) ke level 5.989.

Market Asia menguat pada perdagangan hari Jumat (27/7/2018 sore. Laju pasar saham Asia terjadi di tengah sinyal pemulihan hubungan USA dan Eropa terkait isu perang dagang serta intervensi bank-bank BUMN China untuk menahan pelemahan yuan.

Tekanan yuan terkait kekhawatiran sengketa tarif impor antara China dan USA yang secara keseluruhan menekan optimisme.

Indeks acuan market saham Asia Pasifik (tidak termasuk Jepang), MSCI Index menguat 0,3 persen setelah sempat terkoreksi 0,1 persen di sesi pagi. Pasar saham China dalam tekanan. Indeks saham-saham blue chips di bursa China, CSI300 di zona merah hampir di sepanjang sesi perdagangan.

Market saham Jepang (Indeks Nikkei 225) naik tipis walaupun dibatasi oleh kekhawatiran bahwa Bank of Japan berpotensi memangkas dana stimulus pada hasil meeting yang akan dilakukan pada pekan depan.

Yield surat utang Amerika tenor 10 tahun naik ke level 2,9840 merupakan posisi tertinggi sejak 1,5 tahun terakhir di tengah surutnya kekhawatiran para pemodal terhadap tensi perang dagang.

Market saham Amerika Serikat (Wall Street) tumbang pada penutupan trading akhir pekan ini. Bursa Wall Street tertekan saham-saham tekno.

Indeks Nasdaq yang khusus menghimpun saham-saham berbasis tekno dan IT drop -1,46 persen ke posisi 7.737,42. Koreksi turun ini adalah paling buruk sejak 27 Juni tahun ini yang pada saat itu terkoreksi -1,54 persen.

Indeks S&P 500 turun -0,7 peren ke level 2.818,82 seiring pelemahan yang terjadi pada saham-saham tekno. Adapun Indeks Dow Jones Industrial Average ( DJIA ) melemah -0,30 persen ke posisi 25.451,06.

Saham-saham tekno tumbang untuk kedua hari-nya secara beruntun dengan pelemahan yang tajam. Pada trading hari Kamis, sektor tersebut turun -1,5 persen seiring saham Facebook melemah paling buruk yang belum pernah terjadi sebelumnya. Saham Intel dan Twitter menjadi lokomotif pelemahan bursa Wall Street pada akhir pekan ini, terkoreksi buruk setelah merilis laporan keuangan kuartal terakhir.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close