Nasional

Akan Habis Waktu Jika Semua Komentar Rizieq Ditanggapi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Plt. Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Haryono angkat bicara soal pidato Imam Besar FPI Rizieq Syihab yang menyebut BPIP tak paham pancasila dan hanya buang anggaran.

Haryono mengaku enggan berkomentar banyak terkait apa yang dikatakan Rizieq. Dia mengatakan saat ini BPIP tetap fokus dalam tugasnya melakukan pembinaan ideologi pancasila.

“Kami tak (hanya) fokus kerja saja, (tapi) menjalankan tugas dan fungsi kami. Karena nanti kalau semua komentar masyarakat itu kami tanggapi waktu kami hanya habis untuk menanggapi itu,” ujar Haryono dilansir kumparan, Sabtu (24/8).

Dia mengaku tak terganggu dengan komentar Rizieq. Pihaknya akan terus bekerja memberi pembinaan pancasila sesuai tugasnya masing-masing.

“Enggak (terusik). Saya pikir ini kan negara demokrasi, setiap orang boleh, itu kami fokus bagaimana menjalankan peran kami sesuai tugas yang kami emban,” kata Haryono.

Haryono mengingatkan kepada masyarakat agar tidak mengeluarkan komentar yang mengancam persatuan Indonesia.

Meski begitu, ia mengaku menghormati setiap perbedaan maupun pendapat yang dimiliki warga negara Indonesia termasuk Rizieq.

“Mari kalau kita semua warga negara Indonesia kan sepakat Pancasila sebagai dasar negara sebagai pandangan hidup untuk itu mari komentar statement, perilaku itu jangan mengancam persatuan bangsa,” kata Haryono.

“Jadi karena kita belajar, kita juga harus menghormati keberagaman yang ada. Sebagai sebuah dasar negara ini kan juga berproses kan harapan idealnya itu juga menata dan mengelola kelembagaan negara, bukan hanya pemerintah dan ini tantangan kita bersama bagaimana kita mengarahkan kesana,” kata Haryono.

Dalam peringatan Milad ke-21 FPI, Sabtu (24/8), Rizieq menyampaikan pidato. Melalui rekaman yang diputar, Rizieq mengkritik anggota BPIP sama sekali tak paham Pancasila.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close