Politik

Ahmad Riza Patria Siap Mundur dari DPR Jika Terpilih Jadi Wagub DKI

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengaku siap mundur sebagai anggota DPR RI jika nantinya terpilih sebagai wakil gubernur DKI Jakarta mendampingi Anies Baswedan.

Menurut Riza, kesiapannya untuk mundur itu sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Ya sesuai dengan ketentuan undang-undang siapapun yang maju dalam Pilkada maupun PAW harus mengundurkan diri, apakah TNI Polri, PNS, BUMN, BUMD anggota dewan DPR RI provinsi maupun kabupaten/kota dia harus mundur,” tutur Riza di Grand Sahid Jaya, Minggu (26/1).

Riza juga kembali menegaskan bahwa dirinya tak memiliki langkah-langkah khusus dalam proses pemilihan wagub. Menurutnya, semua proses itu ia serahkan kepada fraksi Gerindra yang duduk di DPRD DKI.

Riza juga berdalih tak akan melakukan lobi-lobi khusus kepada fraksi-fraksi di DPRD DKI dalam proses pemilihan itu.

“Tidak ada lobi-lobi khusus, diskusi kita bisa dilakukan melalui media. Sekarang ini zamannya digital. Jadi tidak ada lobi-lobi khusus saya kepada anggota DPRD,” tutur Riza.

Diketahui Gerindra dan PKS sepakat mengusung Riza dan Nurmansyah sebagai Cawagub DKI Jakarta. Keduanya akan dipilih oleh anggota DPRD DKI Jakarta untuk mengisi posisi DKi 2 yang ditinggalkan Sandiaga Uno sejak 2018 lalu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap dua nama yang telah diusulkan PKS dan Gerindra bisa segera diproses agar posisi wagub secepatnya terisi. Anies sendiri telah mengirimkan dua nama cawagub tersebut kepada DPRD DKI Jakarta pada Selasa (21/1).

“Sehingga sekarang prosesnya sudah bisa dimulai di Dewan. Jadi kita berharap dalam waktu yang tidak lama lagi dewan membahas kemudian kita lihat perkembangannya,” ujar Anies.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik mengatakan pihaknya sudah menerima surat rekomendasi dari Anies terkait cawagub DKI Jakarta. Taufik menyatakan DPRD akan segera membahasnya. Menurut Taufik, jadwal terdekat yang akan diagendakan adalah rapat pimpinan gabungan (rapimgab).

“Tanggal 27 [Januari] ini rapimgab, kemudian tanggal 29 paripurna pengesahan tata tertib,” kata Taufik saat dihubungi, Rabu (22/1)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close