Lintas DaerahPeristiwaPolitik

Ada ‘Doorprize’ di Pemungutan Suara Ulang di Makassar

MAKASSAR, SENAYANPOST.com – Hal unik terlihat di TPS 02, Jalan Biring Kanayya Dalam, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (27/4/2019).

Di TPS yang sedang menghelat Pemungutan Suara Ulang (PSU) ini, tersedia sejumlah hadiah doorprize. Jadi setiap pemilih yang datang ke TPS sebelum masuk ke bilik suara, nomor undiannya disetor ke panitia untuk diundi setelah berakhir jadwal PSU.

Nasruddin Azis, salah seorang tokoh masyarakat yang menginisiasi kegiatan undian doorprize mengatakan, ide ini muncul karena melihat animo masyarakat yang menurun pada Pemilu ulang sebelumnya. Kondisi tersebut tidak diharapkan terjadi PSU kali ini.

“Kami melihat animo masyarakat menurun saat PSU jadi untuk memancing mereka datang, disiapkanlah doorprize yang hadiahnya rata-rata adalah alat-alat rumah tangga. Sekaligus juga untuk menghibur. Hadiah-hadiah yang disiapkan ini adalah swadaya warga sendiri, ketua-ketua RW dan RT jadi tidak ada kaitannya dengan Parpol atau Caleg,” kata Nasruddin.

Lebih jauh dijelaskan, nomor undian diberikan kepada semua pemilih yang terdaftar yakni sebanyak 241 orang. Caranya disertakan saat pengantaran C6 atau surat pemberitahuan memilih atau undangan memilih.

“Alhamdulillah hingga siang ini kami lihat jumlah pemilih yang datang justru meningkat. Ada yang tidak datang saat pemilihan 17 April lalu, tapi datang di PSU ini,” lanjut Nasruddin.

Pemilu ulang juga berlangsung di TPS 12, Kelurahan Biring Romang, Kecamatan Manggala. Sebanyak 282 pemilih yang terdaftar di DPT dan DPTb kembali diundang untuk beri hak suaranya. PSU di lokasi ini sempat dipantau komisioner divisi teknis yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan PSU, Gunawan Mashar dan Kapolsek Manggala Kompol Hasniati.

Gunawan Mashar menjelaskan, Pemilu ulang di TPS 12 ini dihelat karena ditemukannya seorang pemilih yang mencoblos dengan menggunakan formulir C6 orang lain dan tidak terdaftar di DPT, DPTb dan DPK. Dan di saat bersamaan, pemilih aslinya juga datang memilih.

“Dari hasil kajian kita, menilai di TPS 12 ini harus dilakukan PSU,” terang Gunawan Mashar.

Secara umum, PSU di Makassar digelar di 19 TPS yang tersebar di enam kecamatan masing-masing di Kecamatan Mariso, Panakkukang, Manggala, Tamalate, Biringkanayya dan Kecamatan Rappocini.

“Rata-rata pemilih yang tidak bersyarat yang ikut memilih penyebab PSU. Ini karena terpengaruh hoaks kemarin. Mereka merasa, meski hanya bawa KTP dari luar sudah bisa ikut memilih padahal tidak ada di DPT, DPTb, DPK dan A5. Sayangnya KPPS juga ikut terpengaruh hoaks itu termasuk PPL atau pengawas Pemilu lapangan,” pungkasnya.

Nirwana, (42), salah seorang pemilih yang ditemui usai mencoblos di TPS 12 mengaku tidak merasa diberatkan dengan PSU ini.

“Tadi saya bereskan dulu urusan rumah baru ke TPS jadi agak terlambat sedikit tapi itu bagi saya tidak memberatkan. Ini namanya untuk kepentingan bangsa,” ujar Nirwana.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close