Abdul Halim Iskandar: Ada yang Ingin Hapuskan Dana Desa

Abdul Halim Iskandar:  Ada yang Ingin Hapuskan Dana Desa

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menegaskan, saat ini ada pihak-pihak yang menghendaki agar dana desa itu diperkecil atau bahkan dihapuskan.

Berbicara pada Studium Generale di Universitas Negeri Yogyakarta, Sabtu (4/1/2020), Mendes PDTT lebih lanjut menjelaskan, mereka ini berdalih bahwa dana desa tidak cukup efektif untuk penanganan desa tertinggal.

“Saya menolak anggapan itu,” tegasnya.

Menurut dia, mereka menghendaki agar dana desa itu dikurangi atau bahkan distop adalah antek-antek kapitalis yang tidak ingin melihat Indonesia maju.

Diakui, dana sebesar Rp72 triliun yang digunakan untuk dana desa itu cukup besar, terlebih dibandingkan dengan Rp30 triliun untuk subsidi pupuk.

Namun, ujarnya, dana subsidi pupuk itu tidak pernah diketahui siapa sebenarnya yang menerima manfaat, bagaimana polanya dan lain sebagainya. Karena, lanjutnya, setiap musim petani selalu kesulitan mendapatkan pupuk.

“Berbeda dengan dana desa yang bisa dicek kebenaran dan manfaatnya, di mana dan siapa yang menerima manfaatnya,” katanya.

Dengan melihat hal itu, imbuhnya, dana desa yang sebesar Rp72 triliun itu rasanya sangat kecil dibanding manfaatnya. (AS)