Nasional

98 Ribu PNS Pindah ke Ibu Kota Baru, Sisanya Pensiun

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pemerintah telah memutuskan memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur. Nah, konsekuensinya para PNS juga harus pindah ke ibu kota baru. Tercatat ada 98 ribu atau sekitar 80 persen dari total PNS pemerintah pusat yang akan pindah.

Menurut Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, total ASN pemerintah pusat ada 118 ribu orang. Sebanyak 20.060 orang akan pensiun pada 2023 dan 2024.

“Setelah kami petakan ada 118.000-an sekian ya (yang pindah). Yang 2023-2024 pensiun itu hampir 16-17 persen jadi 20.060 orang,” kata Tjahjo di Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Nantinya, untuk mengisi kekosongan di posisi ASN yang pensiun, Tjahjo menyebut akan memberikan kesempatan pada masyarakat khususnya dari wilayah Kalimantan Timur.

“Berarti kan itu enggak (ikut pindah). Karena pindahnya kan 2024. Nah itu tidak. Berarti kan jumlahnya kurang, nah kurangnya bisa diambilkan dari ASN baru dan ambil ASN yang ada di Kaltim,” lanjutnya.

Sementara, sisa ASN pusat lainnya diharapkan bisa menerima keputusan pemerintah untuk memindahkan mereka ke Kaltim. Hal itu seiring dengan pemindahan ibu kota baru nanti.

Jika ada yang menolak maka pemerintah akan memberikan perhatian lebih untuk mencarikan solusinya.

“Memang ASN ini harusnya perintah dan pindah ke manapun harus siap. Namun kondisi-kondisi semacam ini kami harus perhatikan. Jangan sampai dia nanti terpaksa pindah tapi tidak konsentrasi kerja kan repot. Ini smart government, smart city ya. Ibu kota baru, jadi smart ASN,” jelasnya.

Sebelumnya, salah satu solusi tersebut berupa opsi pensiun dini bagi ASN yang tak mau pindah. Hal itu pun sesuai dengan ketentuan kementerian dan lembaga yang menaungi para ASN itu.

“Ini belum, kami akan serahkan kepada kementerian dan lembaga. Mereka yang tahu kondisinya,” tandas Tjahjo.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close